Jelang Nataru, Ceker dan Kepala Ayam Berformalin Ditemukan di Tangerang
Jum'at, 10 Desember 2021 - 20:39 WIB
loading...
Ceker dan kepala ayam berformalin ditemukan di Pasar Anyar, Kota Tangerang. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
TANGERANG - Menjelang Hari Natal dan tahun baru ( Nataru ), Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang melakukan intensifikasi pengawasan pangan di Pasar Anyar, Jumat (10/12/2012). Hasilnya ditemukan bahan formalin dalam ceker ayam dan kepala ayam, perikanan bersih, pertanian ada residu pada beberapa sayuran.
Temuan itu kemudian masih akan diperiksa ulang. Selain itu, ditemukan juga bahan boraks pada lontong dan rodamin pada kerupuk pasir. Baca juga: Ikan Teri Berformalin dan Mi Mengadung Borax Ditemukan di Pasar Kejambon Sleman
Kepala DKP Kota Tangerang Abduh Surahman mengatakan, upaya ini sekaligus untuk mengantisipasi potensi bahaya produk pangan tidak memenuhi ketentuan (TMK), yang cenderung meningkat pada hari-hari besar. Sebagai akibat meningkatnya permintaan atau demand dan persediaann atau supply kebutuhan pangan.
“Melalui intensifikasi yang dilakukan, tim berhasil mengambil 43 sampel pangan. Mulai dari, ayam, lontong, tahu, daging, manisan, hingga kerupuk-kerupuk. 20 sampel di tes boraks, 4 sampel dites rodamin dan 19 sampel di tes formalin,” ungkap Abduh.
Temuan itu kemudian masih akan diperiksa ulang. Selain itu, ditemukan juga bahan boraks pada lontong dan rodamin pada kerupuk pasir. Baca juga: Ikan Teri Berformalin dan Mi Mengadung Borax Ditemukan di Pasar Kejambon Sleman
Kepala DKP Kota Tangerang Abduh Surahman mengatakan, upaya ini sekaligus untuk mengantisipasi potensi bahaya produk pangan tidak memenuhi ketentuan (TMK), yang cenderung meningkat pada hari-hari besar. Sebagai akibat meningkatnya permintaan atau demand dan persediaann atau supply kebutuhan pangan.
“Melalui intensifikasi yang dilakukan, tim berhasil mengambil 43 sampel pangan. Mulai dari, ayam, lontong, tahu, daging, manisan, hingga kerupuk-kerupuk. 20 sampel di tes boraks, 4 sampel dites rodamin dan 19 sampel di tes formalin,” ungkap Abduh.
Lihat Juga :