Kejari Tangerang Pertanyakan Berkas KDRT Anggota Dewan

Jum'at, 10 Desember 2021 - 11:42 WIB
loading...
Kejari Tangerang Pertanyakan...
Kasi Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang Nana Lukmana. Foto/SINDOnews/Nandha Aprialianti
A A A
TANGERANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang mempertanyakan berkas tersangka Anggota DPRD Tangerang, yakni RGS yang melakukan tindak KDRT terhadap istrinya, LK. Sebab, hingga kini pihak kepolisian belum melimpahkan berkas tersebut.

Padahal Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) telah diterima pihak Kejari Kabupaten Tangerang pada akhir bulan November lalu.Namun, hingga kini berkas tersebut belum diterima pihaknya.

Kasi Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang Nana Lukmana mengatakan, terkait berkas yang belum dikirim oleh penyidik kepada pihak Kejari. Untuk itu, pihaknya mempertanyakan kapan berkas tersebut dilimpahkan.

”Betul bahwa SPDP perkara anggota Dewan DPRD Kabupaten Tangerang. Namun, saya pastikan dari mulai SPDP dikirim sampai saat ini berkasnya belum dikirim oleh penyidik,” katanya, Jumat (9/12/2021). Baca juga: Kasus Dugaan KDRT Anggota DPRD Tangerang Berawal dari Rebutan Kunci Mobil

Nana menjelaskan, untuk bisa meneliti kasus lebih lanjut, pihaknya perlu mengetahui akan berkas dari penyidik tersebut. ”Kalau P19 itu harus sudah masuk dulu, baru kita teliti. Jadi sekarang hanya baru surat menyurat dari penyidik dengan kami,” ujarnya.

Lantas, jika belum ada pemberian berkas tersebut, Nana mengaku akan mencoba pertanyakan hal ini kepada pihak kepolisian.”Kan ada masa tenggang waktu dan SOPnya. Apabila dikirim SPDP dalam jangka satu bulan (Januari 2022) kita pertanyakan,” tuturnya. Baca juga: Asal-usul Senpi Anggota DPRD Tangerang, Beli dari Anggota Polda Metro Jaya

Menurut dia, bila nantinya pelimpahan berkas telah diterima oleh pihaknnya. Maka selanjutnya akan diteliti oleh Jaksa Pidana Umum. ”Terhadap SPDP itu ditunjuk jasa peneliti namanya Bu Eni dan Bu Esi,” paparnya.

Dalam SPDP itu penyidik Polresta Tangerang, menyangkakan tersangka dengan pasal 21tentang kekerasan dalam rumah tangga.Penyidik menetapkan oknum anggota DPRD Kabupaten Tangerang, RGS sebagai tersangka atas dugaan kasus KDRT.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga. ”Status RGS sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satreskrim Polresta Tangerang,” kata Shinto melalui pesan singkat, Jumat (9/12/2021).
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Main Gim dan Merokok...
Viral Main Gim dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember dari Gerindra Disanksi Teguran Keras
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
Legislator PDIP Dorong...
Legislator PDIP Dorong Sidang Kasus Penyiraman Air Keras di Peradilan Umum
Rekomendasi
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Berita Terkini
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved