Bantu Permudah Evakuasi Korban Semeru, Satgas Tanggap Bencana DKI Dirikan Posko
Kamis, 09 Desember 2021 - 09:49 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Bokir, kepedulian Satgas DKI Jakarta kepada masyarakat Lumajang yang tertimpa musibah erupsi Gunung Semeru membuat dirinya terpanggil untuk ikut membantu.
Baca juga: UGM: Pendampingan Psikologi Dibutuhkan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru
“Saya bersama warga sekitar terpanggil dan niat, dari hati membantu. Karena Jakarta peduli dengan warga korban bencana Semeru, khususnya di Lumajang. Pokoknya warga Jarit siap membantu apa yang dibutuhkan tim dari DKI selama bertugas di sini,” ucap Bokir.
Kepala Perlindungan Masyarakat Satpol PP DKI Jakarta Atok Baroni Hidayat sangat mengapresiasi inisiatif warga yang secara sukarela membantu tim mendirikan posko. Menurut Atok, bencana yang datang menimpa bukan tanggung jawab sendiri, tapi tanggung jawab bersama untuk dituntaskan dan diselesaikan bersama. Atok menilai, kegiatan mendirikan posko bersama warga sekitar ini merupakan wujud kolaborasi dalam misi kemanusiaan.
“Saya melihat warga pedulinya luar biasa kepada kita. Meski kita tidak saling kenal, tapi ketulusan dan keikhlasan kita membantu korban bencana dibaca oleh mereka. Kita datang ke sini dengan tujuan mulia, mereka merespons dengan baik. Kita diberikan jalur untuk posko supaya kita mudah melakukan gerakan dan kegiatan lainnya. Bahkan mereka menawarkan untuk petugas istirahat di rumah mereka. Apresiasi sangat besar kepada mereka,” ungkap Atok.
Baca juga: UGM: Pendampingan Psikologi Dibutuhkan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru
“Saya bersama warga sekitar terpanggil dan niat, dari hati membantu. Karena Jakarta peduli dengan warga korban bencana Semeru, khususnya di Lumajang. Pokoknya warga Jarit siap membantu apa yang dibutuhkan tim dari DKI selama bertugas di sini,” ucap Bokir.
Kepala Perlindungan Masyarakat Satpol PP DKI Jakarta Atok Baroni Hidayat sangat mengapresiasi inisiatif warga yang secara sukarela membantu tim mendirikan posko. Menurut Atok, bencana yang datang menimpa bukan tanggung jawab sendiri, tapi tanggung jawab bersama untuk dituntaskan dan diselesaikan bersama. Atok menilai, kegiatan mendirikan posko bersama warga sekitar ini merupakan wujud kolaborasi dalam misi kemanusiaan.
“Saya melihat warga pedulinya luar biasa kepada kita. Meski kita tidak saling kenal, tapi ketulusan dan keikhlasan kita membantu korban bencana dibaca oleh mereka. Kita datang ke sini dengan tujuan mulia, mereka merespons dengan baik. Kita diberikan jalur untuk posko supaya kita mudah melakukan gerakan dan kegiatan lainnya. Bahkan mereka menawarkan untuk petugas istirahat di rumah mereka. Apresiasi sangat besar kepada mereka,” ungkap Atok.
(thm)
Lihat Juga :