113 Jiwa Terdampak Banjir Rob yang Terjang Kota Manado

Rabu, 08 Desember 2021 - 13:09 WIB
loading...
113 Jiwa Terdampak Banjir...
Banjir rob yang melanda Kota Manado menyebabkan 113 jiwa terdampak.Foto/dok
A A A
JAKARTA - Pasang surut air laut memicu terjadinya banjir rob di wilayah Kota Manado, Sulawesi Utara. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (7/12) pukul 18.00 WITA berdampak pada 34 KK atau 113 jiwa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado melaporkan tidak ada jiwa mengungsi akibat peristiwa tersebut.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan banjir rob merendam 3 kelurahan di 3 kecamatan yaitu, Kelurahan Titiwungen Selatan di Kecamatan Sario, Kelurahan Karangria di Kecamatan Tuminting, dan Kelurahan Malalayang di Kecamatan Malalayang.

baca juga: 7 Kecamatan di Karawang Diterjang Banjir Rob, 9.742 Jiwa Terdampak

“Selain korban jiwa, banjir rob menyebabkan salah satu pusat perbelanjaan Mega Mall Manado terdampak diterjang ombak pasang. Beberapa kendaraan yang terparkir di pinggir kawasan tersebut terkena hempasan ombak. Selain itu, 21 unit rumah warga juga terdampak,” kata Aam dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (8/12/2021).

Merespon hal tersebut, BPBD Kota Manado segera melaksanakan daerah terdampak banjir rob. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kepala Lingkungan setempat untuk melakukan pendataan warga terdampak.

Baca juga: Gelombang Tinggi di Pesisir Pantai Manado, Air Masuk hingga Parkiran Mal

BNPB setempat telah menyiapkan peralatan dan perlengkapan evakuasi tanggap darurat apabila diperlukan nantinya.

Laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB, Selasa (7/12) pukul 21.59 WIB, kondisi banjir rob sudah mulai berangsur surut. Hal itu seiring dengan surutnya air laut.

Menurut kajian ina RISK, Kota Manado memiliki tingkat bahaya Gelombang dan Abrasi sedang hingga tinggi. Enam kecamatan masuk ke dalam kategori tersebut dengan luas bahaya sebesar 1.245 hektar.

BNPB mengimbau masyarakat di sepanjang garis pantai untuk selalu waspada dan siaga akan adanya potensi gelombang tinggi yang dapat menimbulkan bahaya lanjutan seperti banjir dan banjir rob. Selanjutnya, pemerintah daerah dan masyarakat dapat melakukan mitigasi jangan panjang dengan menanam mangrove serta tanaman lainnya di sepanjang garis pantai untuk meredam gelombang pasang.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, BNPB: Lima Pendaki Luka-luka
Sumatera-Jawa Berpotensi...
Sumatera-Jawa Berpotensi Cuaca Ekstrem, BNPB Imbau Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Dari Konsumen ke Produsen,...
Dari Konsumen ke Produsen, RI Didorong Kuasai Teknologi Kebencanaan
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
BMKG: Waspada Banjir...
BMKG: Waspada Banjir Rob Selama Libur Lebaran hingga 27 Maret 2026
Rekomendasi
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Berita Terkini
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved