Gebyar KPTK Pacu Guru Sekolah Kejuruan Lebih Kreatif
Selasa, 07 Desember 2021 - 16:47 WIB
loading...
Gebyar KPTK yang digelar di Claro Makassar, Selasa (7/12). Foto: SINDOnews/Marhawanti Sehe
A
A
A
MAKASSAR - Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPMPV KPTK) menggelar Gebyar KPTK di Claro Makassar, Selasa (7/12).
Plt Kepala BPPMPV KPTK, Darwis Muin mengatakan, Gebyar KPTK bertujuan untuk mengasah dan memacu agar guru SMK di seluruh Indonesia lebih kreatif. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan yang terdiri dari rangkaian pelatihan tersebut, para guru bisa menyampaikan hasil inovasi dan kreativitasnya kepada siswa.
Baca juga:Membanggakan, 95 Siswa SMK di Kudus Mampu Bikin Film Animasi Ciamik
"Jadi target utama kita adalah guru-guru ini membuat sesuatu dari hasil kreativitas mereka, kemudian itu nanti yang akan dipamerkan ke siswa agar siswa nanti mengadopsi dan mengadaptasi apa yang diajarkan, sehingga ketika tamat bisa menghadapi dunia di luar sekolah," jelas Darwis.
Sebelum mengikuti Gebyar KPTK, peserta yang terdiri dari guru SMK itu mengikuti pelatihan dan tahapan seleksi. Mereka berasal dari 224 sekolah di setiap provinsi Indonesia. Setelah diseleksi, hanya 209 sekolah yang dinyatakan lolos. Pada tahap akhir, dipilih lima peserta terbaik dari 12 kelas.
"Setelah pelatihan, dilakukan seleksi dan diperoleh 5 peserta terbaik. Mereka itu yang mengikuti pemeran produk di Gebyar KPTK ini," jelas Darwis.
Baca juga:Top 10 SMK Terbaik di Indonesia Berdasarkan Rerata Nilai UTBK 2021
Koordinator Subtansi Pengembangan Kompetensi BPPMPV KPTK, Imran mengatakan para peserta yang mengikuti Gebyar KPTK berasal dari Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, dan lain-lain. Masing-masing menawarkan produk yang merupakan hasil kreativitas mereka, di antaranya produk rumput laut, Artificial Intelligence (AI), games, dan lain-lain.
"Parameter penilaian kelulusan, mulai dari sertifikasi internasional, hingga implementasi hasil karya di sekolah masing-masing. Lalu keluar 5 terbaik, baik jasa maupun produk, yang diekspos di Gebyar KPTK ini," pungkas Imran.
Plt Kepala BPPMPV KPTK, Darwis Muin mengatakan, Gebyar KPTK bertujuan untuk mengasah dan memacu agar guru SMK di seluruh Indonesia lebih kreatif. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan yang terdiri dari rangkaian pelatihan tersebut, para guru bisa menyampaikan hasil inovasi dan kreativitasnya kepada siswa.
Baca juga:Membanggakan, 95 Siswa SMK di Kudus Mampu Bikin Film Animasi Ciamik
"Jadi target utama kita adalah guru-guru ini membuat sesuatu dari hasil kreativitas mereka, kemudian itu nanti yang akan dipamerkan ke siswa agar siswa nanti mengadopsi dan mengadaptasi apa yang diajarkan, sehingga ketika tamat bisa menghadapi dunia di luar sekolah," jelas Darwis.
Sebelum mengikuti Gebyar KPTK, peserta yang terdiri dari guru SMK itu mengikuti pelatihan dan tahapan seleksi. Mereka berasal dari 224 sekolah di setiap provinsi Indonesia. Setelah diseleksi, hanya 209 sekolah yang dinyatakan lolos. Pada tahap akhir, dipilih lima peserta terbaik dari 12 kelas.
"Setelah pelatihan, dilakukan seleksi dan diperoleh 5 peserta terbaik. Mereka itu yang mengikuti pemeran produk di Gebyar KPTK ini," jelas Darwis.
Baca juga:Top 10 SMK Terbaik di Indonesia Berdasarkan Rerata Nilai UTBK 2021
Koordinator Subtansi Pengembangan Kompetensi BPPMPV KPTK, Imran mengatakan para peserta yang mengikuti Gebyar KPTK berasal dari Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, dan lain-lain. Masing-masing menawarkan produk yang merupakan hasil kreativitas mereka, di antaranya produk rumput laut, Artificial Intelligence (AI), games, dan lain-lain.
"Parameter penilaian kelulusan, mulai dari sertifikasi internasional, hingga implementasi hasil karya di sekolah masing-masing. Lalu keluar 5 terbaik, baik jasa maupun produk, yang diekspos di Gebyar KPTK ini," pungkas Imran.
(luq)
Lihat Juga :