BPBD Luwu Timur Imbau Warga Waspadai Curah Hujan Tinggi Akibat La Nina

Selasa, 07 Desember 2021 - 15:17 WIB
loading...
BPBD Luwu Timur Imbau...
Sejumlah warga di Kota Makassar melintas saat banjir melanda pemukimannya, Selasa (7/12). Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A A A
LUWU TIMUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur mengimbau masyarakat agar mewaspadai dampak dari fenomena la nina.

La nina merupakan fenomena alam yang menyebabkan udara terasa lebih dingin dan membuat curah hujan lebih tinggi. Fenomena la nina juga sudah terjadi di wilayah Kabupaten Luwu Timur.

Baca juga:7 Daerah di Sulsel Siaga Bencana, 9 Lainnya Kategori Waspada

Hal ini diungkap Operator Pelaksana Teknis Tugas Pusdalops BPBD Luwu Timur , Asep Suyatna saat dikonfirmasi, Selasa (7/12). Fenomena ini kata dia menyebabkan curah hujan tinggi, membuat bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, berpotensi terjadi.

“Curah hujan tinggi berpotensi terjadi pada akhir Desember,” kata Asep, Selasa (7/12).

Baca juga:Kota Makassar Siaga Dampak Cuaca Ekstrem

Asep menyampaikan, berdasarkan informasi BMKG, curah hujan terjadi di Luwu Timur mulai dari November 2021 sampai awal tahun 2022.

"Daerah yang biasa terkena banjir terjadi di Kecamatan Kalaena akibat Sungai Kalaena yang meluap. Untuk tanah longsor terjadi di Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana," kata dia.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
Banjir Terjang Sejumlah...
Banjir Terjang Sejumlah Daerah di Indonesia, Ribuan Warga Terdampak
Fenomena Pergerakan...
Fenomena Pergerakan Tanah di Sukabumi, BNPB Catat 20 Rumah Alami Kerusakan
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
Rekomendasi
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Waspadai! Ini 3 Ikan...
Waspadai! Ini 3 Ikan Air Tawar dengan Kadar Kolesterol Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved