Bayar COD Handphone dengan Uang Palsu, Pemuda Demak Dipolisikan

Selasa, 07 Desember 2021 - 06:59 WIB
loading...
Bayar COD Handphone...
Pemuda asal Demak, Jawa Tengah, dipolisikan karena membayar transaksi cash on delivery (COD) pembelian handphone menggunakan uang palsu.Foto/Sukmawijaya
A A A
DEMAK - Seorang pemuda asal Demak, Jawa Tengah, dipolisikan karena membayar cash on delivery (COD) pembelian handphone menggunakan uang palsu . Pemuda bernama Gina Siswanto (29), Warga Desa Betawalang, Kecamatan Bonang ini nekat membayar dengan uang palsu karena pernah tertipu dengan uang tersebut.

Kasus ini berawal dari kejengkelan pelaku sebelumnya yang tertipu mendapat uang Rp1,2 juta saat menjual HP-nya di wilayah Kecamatan Mranggen. Dia tidak melapor polisi karena mengaku butuh uang. Pelaku akhirnya membelanjakan uang palsu tersebut.

Baca juga: Polisi Geledah Rumah Kost dan Periksa Psikologi Siskaee

Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Agil Widiyas Sampurna mengatakan, pelaku sengaja membeli HP menggunakan uang palsu . Transaksinya di kawasan Simpang Enam, depan kantor Telkom Demak.

"Setelah menerima HP hasil COD, pelaku membayarnya dengan uang yang dimasukkan amplop. Selanjutnya buru-buru pergi dengan alasan ada keperluan mendesak," katanya.

Korban setelah menerima pembayaran itu marasa curiga. Korban menyadari uang pecahan Rp50 ribuan senilai Rp1,2 juta seluruhnya palsu. Bahkan dari 24 lembar uang tersebut, terdapat tiga nomor seri yang sama.

Korban berusaha mencari dan mengejar pelaku yang langsung pergi. Karena tak berhasil, korban akhirnya lapor polisi. Pelaku terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp50 miliar.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bareskrim Bongkar Jaringan...
Bareskrim Bongkar Jaringan Penyelundupan Ponsel Impor Ilegal Rp235 Miliar
Kronologi 2 WN Liberia...
Kronologi 2 WN Liberia Ditangkap terkait Kasus Penipuan Modus Black Dollar
Kasus Uang Palsu Black...
Kasus Uang Palsu Black Dolar, 2 WNA Liberia Ditangkap di Jakarta Barat
Ribuan Lembar Dolar...
Ribuan Lembar Dolar Palsu Disita Polisi Menjelang Nataru, 2 Orang Dibekuk
Ponsel Hilang, Nama...
Ponsel Hilang, Nama Founder GYPEM Ahmad Qomaruddin Dicatut Penipuan Miliaran Rupiah
Belum Temukan Ponsel...
Belum Temukan Ponsel Diplomat Kemlu Arya Daru, Polisi: Terakhir Off di Grand Indonesia
466.535 Lembar Rupiah...
466.535 Lembar Rupiah Dimusnahkan, BI Ungkap Benteng Tangguh Memutus Peredaran Uang Palsu
Ponsel ChatGPT Akan...
Ponsel ChatGPT Akan Segera Diluncurkan, Ini Bocorannya
Penyelundupan Ponsel...
Penyelundupan Ponsel Merek China dan Amerika Dibongkar Polisi di Penjaringan
Rekomendasi
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved