Manajer Gedung Cyber Sebut 2 Korban Tewas Tak Sadar Alarm
Jum'at, 03 Desember 2021 - 14:15 WIB
loading...
Pengelola Gedung Cyber 1, Mampang, Jakarta Selatan menyebutkan, alarm di gedung yang sempat terbakar itu berfungsi baik. Foto: Dok/MNC Portal
A
A
A
JAKARTA - Pengelola Gedung Cyber 1, Mampang, Jakarta Selatan menyebutkan, alarm di gedung yang sempat terbakar itu berfungsi baik. Dia pun mengira bila dua korban yang tewas itu kemungkinan tak sadar alarm.
"Mungkin mereka bingung, mereka gak sadar ada alarm atau apa. Mungkin seperti itu," ujar Manajer pengelola Gedung Cyber 1 Dwi Anggodo kepada wartawan, Jumat (3/12/2021). Baca juga: Kebakaran Gedung Cyber Tewaskan 2 Orang, Polisi Selidiki Dugaan Pidana
Menurut Dwi, pihaknya sudah melakukan evaluasi pada sistem keamanan di gedungnya itu tak ada masalah. Maka itu, dia mengaku herap, mengapa kedua korban tewas terjebak di lantai 2.
"Dia di lantai 2, di lokasi kebakaran, berarti dia yang paling mengetahui terjadinya insiden itu. Kita kurang tahu, tapi setahu saya itu teknisi dari klien lantai 2," tuturnya.
Dia menambahkan, semua karyawan di Gedung Cyber 1 itu keluar saat terjadinya kebakaran lantaran suara alarm di gedung tersebut. Apalagi, gedung yang terbakar itu merupakan tempat pengelolaan data sehingga pengamanannya pun lebih ketat dari gedung biasanya. Baca juga: 2 Korban Tewas Kebakaran di Gedung Cyber 1 Siswa SMK yang Sedang PKL
"Belum (berkonuniksi dengan pihak keluarga), tapi kalau dari pihak tenant kita, korban itu kan dari tenant ya. Kita gak tahu (apakah tenant dimaksud sudah berkomunikasi dengan keluarga korban atau belum)," katanya.
"Mungkin mereka bingung, mereka gak sadar ada alarm atau apa. Mungkin seperti itu," ujar Manajer pengelola Gedung Cyber 1 Dwi Anggodo kepada wartawan, Jumat (3/12/2021). Baca juga: Kebakaran Gedung Cyber Tewaskan 2 Orang, Polisi Selidiki Dugaan Pidana
Menurut Dwi, pihaknya sudah melakukan evaluasi pada sistem keamanan di gedungnya itu tak ada masalah. Maka itu, dia mengaku herap, mengapa kedua korban tewas terjebak di lantai 2.
"Dia di lantai 2, di lokasi kebakaran, berarti dia yang paling mengetahui terjadinya insiden itu. Kita kurang tahu, tapi setahu saya itu teknisi dari klien lantai 2," tuturnya.
Dia menambahkan, semua karyawan di Gedung Cyber 1 itu keluar saat terjadinya kebakaran lantaran suara alarm di gedung tersebut. Apalagi, gedung yang terbakar itu merupakan tempat pengelolaan data sehingga pengamanannya pun lebih ketat dari gedung biasanya. Baca juga: 2 Korban Tewas Kebakaran di Gedung Cyber 1 Siswa SMK yang Sedang PKL
"Belum (berkonuniksi dengan pihak keluarga), tapi kalau dari pihak tenant kita, korban itu kan dari tenant ya. Kita gak tahu (apakah tenant dimaksud sudah berkomunikasi dengan keluarga korban atau belum)," katanya.
(mhd)
Lihat Juga :