Cegah Kerumunan Massa Reuni 212, Polres Jaktim Sekat Perbatasan Depok-Bekasi
Kamis, 02 Desember 2021 - 12:35 WIB
loading...
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan. Foto: MNC Portal Indonesia/Okto Rizki Alpino
A
A
A
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Timur melakukan penyekatan arus lalu lintas di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Pasar Rebo, atau perbatasan Depok tepatnya di depan PT Panasonic. Penyekatan ditujukan untuk mencegah warga mengikuti Reuni 212 di kawasan Patung Kuda , Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan, penyekatan dan penutupan jalan dilakukan sejak Rabu 1 Desember 2021 malam untuk mengantisipasi membeludaknya massa Reuni 212. Baca juga: Ada Reuni 212, Kereta Api Jarak Jauh Dialihkan ke Stasiun Jatinegara
"Mulai penyekatan sejak pukul 04.00 WIB dini hari tadi dengan sasaran terhadap yang membawa barang bawaan, baik dari kendaraan roda dua maupun roda empat," kata Erwin di Jakarta Timur, Kamis (2/12/2021).
Penyekatan yang dilakukan dengan cara mengimbau warga pengendara sepeda motor dan mobil untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal itu dilakukan dengan cara melakukan pemeriksaan terhadap satu per satu pengendara.
"Kalau terlihat ada yang ingin mengikuti kegiatan kita larang dan diminta untuk putar balik. Kita imbau secara humanis," ujarnya.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan, penyekatan dan penutupan jalan dilakukan sejak Rabu 1 Desember 2021 malam untuk mengantisipasi membeludaknya massa Reuni 212. Baca juga: Ada Reuni 212, Kereta Api Jarak Jauh Dialihkan ke Stasiun Jatinegara
"Mulai penyekatan sejak pukul 04.00 WIB dini hari tadi dengan sasaran terhadap yang membawa barang bawaan, baik dari kendaraan roda dua maupun roda empat," kata Erwin di Jakarta Timur, Kamis (2/12/2021).
Penyekatan yang dilakukan dengan cara mengimbau warga pengendara sepeda motor dan mobil untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal itu dilakukan dengan cara melakukan pemeriksaan terhadap satu per satu pengendara.
"Kalau terlihat ada yang ingin mengikuti kegiatan kita larang dan diminta untuk putar balik. Kita imbau secara humanis," ujarnya.
Lihat Juga :