Capai 1.580 Running Hours, Semen Tonasa Syukuran dengan Tanam Pohon
Rabu, 01 Desember 2021 - 18:14 WIB
loading...
Penanaman pohon oleh Direktur Utama PT Semen Tonasa, Mufti Arimurti dalam rangka syukuran atas pencapaian running hours 1,580 jam. Foto: Humas Semen Tonasa
A
A
A
PANGKEP - PT Semen Tonasa berhasil melebihi target 1.580 running hours untuk Kiln IV. Atas capaian ini, perseroan mengadakan kegiatan syukuran, salah satunya berbentuk penanaman pohon bersama keryawan dan pekerja pabrik di CCR Tonasa V, Selasa 30 November 2021.
Direktur Utama PT Semen Tonasa , Mufti Arimurti dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian 1.580 running hours merupakan sesuatu yang tidak mudah.
Baca juga:Semen Tonasa Sigap Beri Bantuan Korban Kebakaran di Balocci
"Hampir setahun saya memimpin PT Semen Tonasa , saya merasakan bahwa PT Semen Tonasa ini memang berbeda. Saya sudah pernah berkunjung ke pabrik semen yang lain. Saya melihat, teman-teman di PT Semen Tonasa ini punya darah pejuang yang hebat. Sehingga kalau diberi tantangan itu malah menantang balik. Apabila diberi target selalu terlampaui," ucap Mufti dalam siaran persnya.
Ari, sapaan akrab Mufti Arimurti menambahkan, segala capaian kinerja di PT Semen Tonasa tetap harus memperhatikan faktor kesehatan karyawan serta keamanan lingkungan.
"Alhamdulillah, di tengah perayaan ulang tahun Semen Tonasa yang ke-53 ini, kita bisa mencapai prestasi yang menggembirakan ini. Dan saya merasa bersyukur berada di sini. Dalam perjalanannya, memanage Semen Tonasa tidak mudah. Namun alhamdulillah selalu punya capaian yang baik. Semoga dengan capaian ini kita tidak mudah berpuas diri. Tahun depan kita harus benahi pabrik ini dengan baik." pungkasnya.
Baca juga:HUT ke-53, PT Semen Tonasa Komitmen Bangun Sinergi dengan Semua Pihak
Bambang Haryanto, Direktur Operasi PT Semen Tonasa mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam beberapa tahun terakhir ini atas pencapaian running hours 1.580 jam.
"Kita tentu berbahagia bersama dengan kondisi pabrik kita mencapai 1.580 jam beroperasi. Ini tentu tidak mudah, sangat tidak mudah. Ini sangat menantang. Namun sekaligus menginspirasi kita agar menjadi lebih efisien dan efektif. Semoga ke depannya seluruh karyawan bisa lebih solid lagi. Sehingga, segala tantangan yang semakin besar ke depan bisa dihadapai dengan penuh kenikmatan. Yaitu dengan saling membantu satu dengan yang lain," tuturnya.
Direktur Utama PT Semen Tonasa , Mufti Arimurti dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian 1.580 running hours merupakan sesuatu yang tidak mudah.
Baca juga:Semen Tonasa Sigap Beri Bantuan Korban Kebakaran di Balocci
"Hampir setahun saya memimpin PT Semen Tonasa , saya merasakan bahwa PT Semen Tonasa ini memang berbeda. Saya sudah pernah berkunjung ke pabrik semen yang lain. Saya melihat, teman-teman di PT Semen Tonasa ini punya darah pejuang yang hebat. Sehingga kalau diberi tantangan itu malah menantang balik. Apabila diberi target selalu terlampaui," ucap Mufti dalam siaran persnya.
Ari, sapaan akrab Mufti Arimurti menambahkan, segala capaian kinerja di PT Semen Tonasa tetap harus memperhatikan faktor kesehatan karyawan serta keamanan lingkungan.
"Alhamdulillah, di tengah perayaan ulang tahun Semen Tonasa yang ke-53 ini, kita bisa mencapai prestasi yang menggembirakan ini. Dan saya merasa bersyukur berada di sini. Dalam perjalanannya, memanage Semen Tonasa tidak mudah. Namun alhamdulillah selalu punya capaian yang baik. Semoga dengan capaian ini kita tidak mudah berpuas diri. Tahun depan kita harus benahi pabrik ini dengan baik." pungkasnya.
Baca juga:HUT ke-53, PT Semen Tonasa Komitmen Bangun Sinergi dengan Semua Pihak
Bambang Haryanto, Direktur Operasi PT Semen Tonasa mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam beberapa tahun terakhir ini atas pencapaian running hours 1.580 jam.
"Kita tentu berbahagia bersama dengan kondisi pabrik kita mencapai 1.580 jam beroperasi. Ini tentu tidak mudah, sangat tidak mudah. Ini sangat menantang. Namun sekaligus menginspirasi kita agar menjadi lebih efisien dan efektif. Semoga ke depannya seluruh karyawan bisa lebih solid lagi. Sehingga, segala tantangan yang semakin besar ke depan bisa dihadapai dengan penuh kenikmatan. Yaitu dengan saling membantu satu dengan yang lain," tuturnya.
(luq)
Lihat Juga :