Asyik Nongkrong di Cafe, 12 Orang Reaktif Saat Rapid Test

Minggu, 07 Juni 2020 - 10:27 WIB
loading...
Asyik Nongkrong di Cafe,...
Opsgab digelar Pemkot Malang, Polresta Malang Kota, dan Kodim 0833 Kota Malang, untuk ketertiban masyarakat menjalankan protokol kesehatan. Foto/Dok. Humas Pemkot Malang
A A A
MALANG - Operasi gabungan (Opsgab) untuk ketertiban masyarakat menjalankan protokol kesehatan, terus digelar oleh Pemkot Malang, Polresta Malang Kota, dan Kodim 0833 Kota Malang.

(Baca juga: Pandemi COVID-19, Ini Kata Indra Sjafri Tentang Liga 1 2020 )

Dalam setiap opsgab tersebut, juga digelar rapid test terhadap pengunjung, dan pengelola cafe, atau warung kopi. Seperti yang dilakukan pada Sabtu (6/6/2020) malam di Jalan Bondowoso, Kota Malang.

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko; Kapolresta Malang Kota, Kombes Leonardus Simarmata; Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf. Tommy Anderson; dan Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto turut serta pada kegiatan tersebut.

"Berdasarkan data yang ada, dari 116 orang yang menjalani rapid test, sebanyak 12 orang dinyatakan reaktif. Untuk itu, mereka diwajibkan melakukan karantina mandiri di bawah pengawasan ketat kecamatan dan Puskesmas setempat. Dua hari lagi, rencananya juga akan dilakukan tes swab terhadap mereka yang reaktif," tegas Sofyan Edi Jarwoko.

Wakil wali kota yang akrab disapa Bung Edi itu menjelaskan, temuan 12 orang reaktif tersebut, membuktikan bahwa masyarakat harus tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan secara disiplin. "Reaktif memang tidak menunjukkan bahwa seseorang terpapar COVID-19, namun di dalam tubuhnya sudah jelas ada virus dan hal itu harus kita waspadai," tambahnya.

(Baca juga: Normal Baru, Sehari Restoran di Swedia Hanya Terima 1 Tamu )

Dalam masa transisi kedua ini, dia menegaskan akan terus bersama-sama Polresta Malang Kota, dan Kodim 0833 Kota Malang, untuk memperketat penerapan protokol kesehatan di masyarakat.

"Kami harapkan, masyarakat dapat semakin sadar dalam penggunaan masker, dan menjaga jarak. Demikian juga untuk pelaku usaha, diharapkan dapat semakin mempersiapkan berbagai persyaratan sesuai Perwali sebelum kembali membuka tempat usahanya," tegasnya.

Sementara itu, cafe di Jalan Bondowoso tersebut juga dikenai sanksi untuk tutup selama 14 hari ke depan. "Hal itu kami lakukan karena dari hasil rapid test ditemukan satu orang manajemen, dan dua orang juru parkirnya reaktif, sehingga ke depan perlu kami observasi lebih lanjut," tandasnya.

(Baca juga: Serangan COVID-19 Tewaskan Pengawas Sekolah di Mojokerto )

Sementara Tommy Anderson dalam arahannya, terus mengimbau masyarakat untuk tidak keluar rumah jika tidak dalam keadaan mendesak, karena ancaman COVID-19 masih terus ada dan dapat mengenai siapa saja.

"Kegiatan terus menyampaikan imbauan agar masyarakat benar-benar menaati protokol kesehatan, untuk menekan penularan COVID-19. Apabila tidak ada keperluan mendesak, diharapkan tetap berada di dalam rumah," tegasnya.

Sementara menurut Kabag Humas Pemkot Malang, Widianto, hingga Sabtu (6/6/2020) jumlah positif COVID-19 di Kota Malang, mencapai sebanyak 68 orang. "Meninggal sebanyak empat orang, 24 orang dinyatakan sembuh, dan yang masih dirawat sebanyak 40 orang," terangnya.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada sebanyak 261 orang. Sebanyak 20 orang meninggal dunia, lalu ada sebanyak 144 orang dinyatakan sembuh, dan yang masih dalam perawatan ada sebanyak 97 orang.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konser Hey Slank di...
Konser Hey Slank di Malang: Gebrakan Social Movements ala HS
Ganesh Institute Berikan...
Ganesh Institute Berikan 3 Catatan untuk Pembangunan Sosial Kota Malang
Lippo Renovasi 1.500...
Lippo Renovasi 1.500 Rumah Desa, Dimulai dari Malang
Festival Kali Brantas,...
Festival Kali Brantas, Ruwatan Ekologis dan Doa untuk Sungai Jadi Event Pamungkas
Festival Kali Brantas,...
Festival Kali Brantas, Petik Tirta Amerta di Titik 0 Sumber Brantas Jadi Pembuka
Perajin Batik Kota Malang...
Perajin Batik Kota Malang Kolaborasi dengan UB Digitalisasikan Batik Malang
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
BGN: Alat Rapid Test...
BGN: Alat Rapid Test Cegah Keracunan MBG Sudah Diterapkan di SPPG Polri
Wisma Tumapel Malang:...
Wisma Tumapel Malang: Hotel Bersejarah Warisan Belanda, Langganan Pejabat di Masanya
Rekomendasi
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Berita Terkini
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved