DPP Demokrat Sayangkan Kepindahan Andi Rio ke Golkar
Kamis, 18 November 2021 - 17:00 WIB
loading...
Andi Rio (dua dari kiri) saat menerima rekomendasi B1-KWK untuk maju sebagai Cawabup Lutim di Pilkada 2020. Foto: Humas Partai Demokrat
A
A
A
MAKASSAR - Partai Demokrat menyayangkan keluarnya Andi Muhammad Rio Patiwiri Hatta. Padahal belum cukup setahun ia menjadi kader partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu.
"Tentunya kita menyayangkan. Sebelumnya kami berharap Andi Rio bisa istikamah berjuang bersama melalui Partai Demokrat," kata Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Demokrat, Kamhar Lakumani, baru-baru ini.
Baca juga:Kembali ke Golkar, Andi Rio Jabat Posisi Sekretaris Golkar Lutim
Usai meninggalkan Demokrat, Andi Rio kembali menjadi kader Golkar. Ia sejatinya bukan orang baru di Beringin. Memang sebelum bergabung ke Demokrat, ia adalah orang Golkar.
Andi Rio menjadi kader Demokrat, karena diusung sebagai Calon Wakil Bupati Luwu Timur (Lutim) pada pilkada 2020 lalu bersama Irwan Bachri Syam. Makanya ia menerima kartu tanda anggota (KTA), meski pada akhirnya kalah pada pertarungan head to head itu.
Meski begitu, Kamhar menghormati keputusan eks Cawabub Lutim tersebut. "Namun meskipun demikian, kami menghormati ini sepenuhnya menjadi hak politik Andi Rio untuk menentukan tempat berlabuh terkininya," ucapnya.
Baca juga:Gabung Nasdem, Putri Dakka Ditunjuk Jadi Ketua DPD Luwu Utara
Kamhar bilang, Demokrat bukan partai yang memaksa kader bertahan, jika mereka ingin pindah. Tapi perlu menjadi catatan, publik bisa menilai jika sosok politisi kerap pindah partai.
"Dia memiliki otoritas untuk memilih mana yang menurutnya paling nyaman dan tepat sebagai wadah berjuang. Pada saatnya publik yang akan menilai sesuai rekam jejaknya," jelas Kamhar.
"Tentunya kita menyayangkan. Sebelumnya kami berharap Andi Rio bisa istikamah berjuang bersama melalui Partai Demokrat," kata Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Demokrat, Kamhar Lakumani, baru-baru ini.
Baca juga:Kembali ke Golkar, Andi Rio Jabat Posisi Sekretaris Golkar Lutim
Usai meninggalkan Demokrat, Andi Rio kembali menjadi kader Golkar. Ia sejatinya bukan orang baru di Beringin. Memang sebelum bergabung ke Demokrat, ia adalah orang Golkar.
Andi Rio menjadi kader Demokrat, karena diusung sebagai Calon Wakil Bupati Luwu Timur (Lutim) pada pilkada 2020 lalu bersama Irwan Bachri Syam. Makanya ia menerima kartu tanda anggota (KTA), meski pada akhirnya kalah pada pertarungan head to head itu.
Meski begitu, Kamhar menghormati keputusan eks Cawabub Lutim tersebut. "Namun meskipun demikian, kami menghormati ini sepenuhnya menjadi hak politik Andi Rio untuk menentukan tempat berlabuh terkininya," ucapnya.
Baca juga:Gabung Nasdem, Putri Dakka Ditunjuk Jadi Ketua DPD Luwu Utara
Kamhar bilang, Demokrat bukan partai yang memaksa kader bertahan, jika mereka ingin pindah. Tapi perlu menjadi catatan, publik bisa menilai jika sosok politisi kerap pindah partai.
"Dia memiliki otoritas untuk memilih mana yang menurutnya paling nyaman dan tepat sebagai wadah berjuang. Pada saatnya publik yang akan menilai sesuai rekam jejaknya," jelas Kamhar.
(luq)
Lihat Juga :