Legislator DPR RI Bantu Masyarakat Duafa di Barru
Rabu, 17 November 2021 - 21:43 WIB
loading...
Anggota DPR RI, Hasnah Syam mengunjungi balita gizi buruk, Khumaerah Althafnisa, di Kabupaten Barru. Foto: Istimewa
A
A
A
BARRU - Legislator Senayan asal Partai Nasdem, Hasnah Syam mengunjungi sejumlah duafa di Kabupaten Barru. Dalam kunjungannya itu, Hasnah Syam menyalurkan sejumlah bantuan.
Salah satu masyarakat duafa yang dikunjungi Hasnah Syam adalah Hasmi. Perempuan 34 tahun tersebut menderita diabetes melitus. Penyakit itu membuat salah satu kakinya tidak bisa digerakkan lagi, bahkan untuk berjalan sudah tidak mampu menopang dirinya sendiri.
Baca juga:Ritual Mappalili Pangkep Potensi Jadi Daya Tarik Wisatawan
“Ibu yang sabar ya, tetap semangat melawan penyakitnya. Jangan makan yang manis-manis dulu, dan perbanyak makan sayur-sayuran” ujar mantan Kadis Kesehatan Barru yang kini duduk di Komisi IX DPR RI yang bidangi Kesehatan itu.
Setelah itu, Hasnah Syam bersama rombongan Tim Penggerak PKK Barru melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan rumah tinggal Subaedah di Padangloang, Kelurahan Coppo.
Subaedah merupakan warga tuna wisma, yang selama ini pindah-pindah mukim sebab rumah yang ditempati sebelumnya, bukan miliknya dan telah dijual.
Baca juga:Gerai Vaksin di Pangkep Layani Warga dari Pagi hingga Malam
Cerita Subaedah ini memantik perhatian dan kepedulian hingga banyak warga yang turun tangan, baik menyumbang bahan bangunan, bahkan tanah yang akan ditempati bangunan adalah pemberian salah satu warga Coppo.
"Sipammase-mase (saling mengasihi), ini mi moral rakyat yang mau kita bangkitkan dan tularkan, seperti harapan Bu Subaedah yang terkabul oleh bantuan warga lainnya, semoga jadi contoh bersama," tutup Hasnah .
Hasnah Syam juga mengunjungi balita gizi buruk, Khumaerah Althafnisa. Saat lahir, Khumaerah seperti bayi normal lainnya dengan berat badan awal 3,6 kg dan dalam rentang 2 tahun 3 bulan hanya bertambah 900 gram dari berat semula.
Baca juga:Sempat Positif Covid-19, Istri Bupati Barru Hasnah Syam Sembuh
"Balita ini dalam penanganan rawat jalan, kita beri perhatian untuk menguatkan dan memberi bantuan, yang penting kepedulian kita dan rasa kebersamaan, insyaallah," pungkasnya.
Sejumlah bantuan untuk kebutuhan berupa makanan tambahan, susu, multivitamin dan sembako untuk kebutuhan sehari-hari keluarga.
Salah satu masyarakat duafa yang dikunjungi Hasnah Syam adalah Hasmi. Perempuan 34 tahun tersebut menderita diabetes melitus. Penyakit itu membuat salah satu kakinya tidak bisa digerakkan lagi, bahkan untuk berjalan sudah tidak mampu menopang dirinya sendiri.
Baca juga:Ritual Mappalili Pangkep Potensi Jadi Daya Tarik Wisatawan
“Ibu yang sabar ya, tetap semangat melawan penyakitnya. Jangan makan yang manis-manis dulu, dan perbanyak makan sayur-sayuran” ujar mantan Kadis Kesehatan Barru yang kini duduk di Komisi IX DPR RI yang bidangi Kesehatan itu.
Setelah itu, Hasnah Syam bersama rombongan Tim Penggerak PKK Barru melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan rumah tinggal Subaedah di Padangloang, Kelurahan Coppo.
Subaedah merupakan warga tuna wisma, yang selama ini pindah-pindah mukim sebab rumah yang ditempati sebelumnya, bukan miliknya dan telah dijual.
Baca juga:Gerai Vaksin di Pangkep Layani Warga dari Pagi hingga Malam
Cerita Subaedah ini memantik perhatian dan kepedulian hingga banyak warga yang turun tangan, baik menyumbang bahan bangunan, bahkan tanah yang akan ditempati bangunan adalah pemberian salah satu warga Coppo.
"Sipammase-mase (saling mengasihi), ini mi moral rakyat yang mau kita bangkitkan dan tularkan, seperti harapan Bu Subaedah yang terkabul oleh bantuan warga lainnya, semoga jadi contoh bersama," tutup Hasnah .
Hasnah Syam juga mengunjungi balita gizi buruk, Khumaerah Althafnisa. Saat lahir, Khumaerah seperti bayi normal lainnya dengan berat badan awal 3,6 kg dan dalam rentang 2 tahun 3 bulan hanya bertambah 900 gram dari berat semula.
Baca juga:Sempat Positif Covid-19, Istri Bupati Barru Hasnah Syam Sembuh
"Balita ini dalam penanganan rawat jalan, kita beri perhatian untuk menguatkan dan memberi bantuan, yang penting kepedulian kita dan rasa kebersamaan, insyaallah," pungkasnya.
Sejumlah bantuan untuk kebutuhan berupa makanan tambahan, susu, multivitamin dan sembako untuk kebutuhan sehari-hari keluarga.
(luq)
Lihat Juga :