Hawa Nafsu dan Dendam Masa Lalu Jadi Motif Pelaku Pelecehan Seksual
Rabu, 17 November 2021 - 19:10 WIB
loading...
Hawa Nafsu dan Dendam Masa Lalu Jadi Motif Pelaku Pelecehan Seksual. Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tak mampu mengendalikan hawa nafsu serta dendam masa lalu menjadi latar belakang pelaku pelecehan seksual nekat berbuat tindakan asusila di tempat publik. Faktor lingkungan dan masyarakat sekitar dan minimnya norma serta etika menjadi tambahan para pelaku berani melakukan tindakan ini.
Psikolog Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Surabaya Bagus Ani Putra mengungkapkan dua faktor ini menjadi landasan umum para pelaku pelecehan seksual nekat melakukan hal demikian, salah satunya hawa nafsu.
"Setiap manusia memiliki libido atau hawa nafsu. Nah umumnya setiap pelaku pelecehan seksual karena mereka tak mampu mengendalikan hawa nafsu atau libidonya," kata Bagus, Senin (15/11/2021).
Baca juga: Pelaku Pelecehan Anak Laki-laki di Jagakarsa Berprofesi sebagai Guru Kursus
Ia kemudian mencontohkan, sekalipun korbannya diketahui berpakaian serba tertutup, namun karena kondisi hawa nafsu atau libidonya tengah menggebu gebu, pelaku ini akan nekat berbuat pelecehan.
Di sisi lain, sekalipun ada gadis maupun wanita berpakaian minim namun karena pria itu mampu mengendalikan hawa nafsunya, aksi pelecehan seksual tidak terjadi. "Jadi bisa dikatakan kembali ke diri masing masing. Hawa nafsu yang mampu mengendalikan diri hingga pria tak melakukan pelecehan seksual," katanya.
Psikolog Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Surabaya Bagus Ani Putra mengungkapkan dua faktor ini menjadi landasan umum para pelaku pelecehan seksual nekat melakukan hal demikian, salah satunya hawa nafsu.
"Setiap manusia memiliki libido atau hawa nafsu. Nah umumnya setiap pelaku pelecehan seksual karena mereka tak mampu mengendalikan hawa nafsu atau libidonya," kata Bagus, Senin (15/11/2021).
Baca juga: Pelaku Pelecehan Anak Laki-laki di Jagakarsa Berprofesi sebagai Guru Kursus
Ia kemudian mencontohkan, sekalipun korbannya diketahui berpakaian serba tertutup, namun karena kondisi hawa nafsu atau libidonya tengah menggebu gebu, pelaku ini akan nekat berbuat pelecehan.
Di sisi lain, sekalipun ada gadis maupun wanita berpakaian minim namun karena pria itu mampu mengendalikan hawa nafsunya, aksi pelecehan seksual tidak terjadi. "Jadi bisa dikatakan kembali ke diri masing masing. Hawa nafsu yang mampu mengendalikan diri hingga pria tak melakukan pelecehan seksual," katanya.
Lihat Juga :