Aliansi Rakyat Minta Kejari Tanjabtim Tegakkan Hukum secara Profesional

Selasa, 16 November 2021 - 17:49 WIB
loading...
Aliansi Rakyat Minta...
Tampak sejumlah massa yang menamakan diri Aliansi Rakyat Untuk Reformasi Kejaksaan saat menggelar aksi di Kejati Jambi. (Ist)
A A A
JAKARTA - Sejumlah masyarakat yang menamakan diri sebagai Aliansi Rakyat Untuk Reformasi Kejaksaan meminta Kejari Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi agar menegakkan hukum secara profesional.

"Kami menuntut Kajari dan tim penyidik Kejari Tanjabtim agar menegakkan hukum secara profesional dan humanis, serta menjalankan prosedur hukum secara tepat dan tidak bertindak sewenang-wenang," kata koordinator lapangan Aliansi Rakyat Untuk Reformasi Kejaksaan, Nurman Sahdi melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (16/11/2021).

Hal itu ia sampaikan bersama anggota masyarakat lainnya terkait penanganan kasus dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjabtim yang ditangani oleh kejari setempat.

Menurut dia, Kajari dan tim penyidik Kejari Tanjabtim tidak menghormati praperadilan yang diajukan oleh KPU Tanjabtim. Alasannya, pihak dari Kejari tidak menghadiri sidang dihari pertama yang berlangsung pada Rabu (10/11) 2021 lalu.

Bahkan, pada Senin (8/11/2021) pihak Kejari Tanjabtim justru melakukan penjemputan terhadap Sekretaris dan Bendahara KPU Tanjabtim dan lansung ditetapkan sebagai tersangka. Baca: 12 Hari di Tempat Pengungsian, Bayi Korban Banjir Sintang Butuh Bantuan.

"Selain itu, Kejari Tanjabtim juga menyegel ruang KPU Tanjabtim yang berakibat terhambatnya kegiatan KPU Tanjabtim yang sedang melaksanakan kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan untuk persiapan Pemilu 2024," kata dia.

Atas persoalan tersebut, masyarakat yang tergabung dengan aliansi itu juga meminta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Jambi untuk mengambil tindakan terhadap jajarannya di tingkat Kejari Tanjabtim. "Tujuannya supaya menghormati praperadilan KPU Tanjabtim," ujar dia. Baca Juga: Si Jago Merah Lalap 4 Unit Asrama Polisi di Sijunjung.

Tidak hanya itu, ia juga mendesak Komisi Kejaksaan, Jaksa Agung, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) dan Komnas HAM untuk menindak tegas dan menginvestigasi tindakan tersebut.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
4.132 Personel Gabungan...
4.132 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
Kapolri Utamakan Stabilitas...
Kapolri Utamakan Stabilitas Negara, Haidar: Penegakan Hukum Tak Boleh Picu Rivalitas
KPK Diminta Supervisi...
KPK Diminta Supervisi Kasus Dugaan Korupsi Mantan Jampidsus demi Integritas Penegakan Hukum
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Rekomendasi
Kebijakan Kemenhut Dinilai...
Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Jalan Medan Merdeka Timur Macet
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
Infografis
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved