FKPPI Sejak Awal Bantu Pencegahan Covid 19
Rabu, 22 April 2020 - 16:43 WIB
loading...
Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Pengurus Pusat FKPPI Nurseto Budi Santoso. (Foto/Ist)
A
A
A
JAKARTA - Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Pengurus Pusat Keluarga BesarForum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI/Polri (FKPPI) Nurseto Budi Santoso menegaskan, sejak wabah virus Corona atau Covid-19 mewabah, kader FKPPI dari Sabang hingga Merauke telah bergerak untuk membantu masyarakat.
Para kader melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker dan APD (alat pelindung diri).
"Itu dilakukan karena kader FKPPi telah dibekali bagaimana bela negara. Makanya para kader langsung bergerak semua ketika ada Indonesia mengalami kondisi saat ini," ujar Nurseto Budi Santoso di Jakarta, Rabu (22/4/2020).
Seto, panggilan akrab Nurseto Budi Santoso menuturkan, diperkirakan wabah virus Corona belum mereda hingga bulan Juni - Juli 2020. Akibatnya, krisis ekonomi akan terjadi. Apalagi dengan diterapkannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat warga masyarakat juga kesulitan mencari nafkah.
"Makanya saat ini para kader FKPPI sedang memikirkan bagaimana solusi atau langkah untuk mengatasi dampak ekonomi akibat wabah Covid-19," paparnya.
Seto menuturkan, dampak wabah Covid-19 tidak hanya dialami Indonesia. Namun juga seluruh dunia. Saat ini pemerintah juga telah berupaya untuk menekan penyebaran Covid-19 secara maksimal. Oleh karena warga masyarakat dihimbau untuk mengikuti arahan pemerintah di antaranya tetap menerapkan jarak jarak, cuci tangan dan mengenakan masker ketika hendak keluar rumah.
"Makanya kami sangat sayangkan ketika suasana Jakarta atau kota - kota lainnya tetap ramai ketika kebijakan PSBB diterapkan," tandasnya.
Para kader melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker dan APD (alat pelindung diri).
"Itu dilakukan karena kader FKPPi telah dibekali bagaimana bela negara. Makanya para kader langsung bergerak semua ketika ada Indonesia mengalami kondisi saat ini," ujar Nurseto Budi Santoso di Jakarta, Rabu (22/4/2020).
Seto, panggilan akrab Nurseto Budi Santoso menuturkan, diperkirakan wabah virus Corona belum mereda hingga bulan Juni - Juli 2020. Akibatnya, krisis ekonomi akan terjadi. Apalagi dengan diterapkannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat warga masyarakat juga kesulitan mencari nafkah.
"Makanya saat ini para kader FKPPI sedang memikirkan bagaimana solusi atau langkah untuk mengatasi dampak ekonomi akibat wabah Covid-19," paparnya.
Seto menuturkan, dampak wabah Covid-19 tidak hanya dialami Indonesia. Namun juga seluruh dunia. Saat ini pemerintah juga telah berupaya untuk menekan penyebaran Covid-19 secara maksimal. Oleh karena warga masyarakat dihimbau untuk mengikuti arahan pemerintah di antaranya tetap menerapkan jarak jarak, cuci tangan dan mengenakan masker ketika hendak keluar rumah.
"Makanya kami sangat sayangkan ketika suasana Jakarta atau kota - kota lainnya tetap ramai ketika kebijakan PSBB diterapkan," tandasnya.
Lihat Juga :