Memilukan, Tertimpa Pohon Tumbang di Mojokerto Mata Korban Tertusuk Ranting
Senin, 15 November 2021 - 19:57 WIB
loading...
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat membezuk korban tertimpa pohon tumbang yang matanya tertusuk ranting di rumah sakit. Foto/iNewsTV/Sholahudin
A
A
A
MOJOKERTO - Peristiwa pohon tumbang di petirtaan Jolotundo, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto menyebabkan tiga korban tewas dan 3 luka parah pada Minggu (14/11/2021). Seorang korban bahkan terancam kehilangan pengelihatannya karena mata tertusuk ranting pohon.
Ketiga korban yang luka-luka masih menjalani perawatan di rumah sakit. Seorang korban, Muhammad Yudi warga Seloliman, Kecamatan Trawas mengalami luka di wajah dan badannya.
Baca juga: Ngeri! Pohon Tumbang Timpa Warung Ramai Pengunjung, 3 Orang Tewas
Korban terancam kehilangan mata karena tertusuk ranting pohon dan menunggu proses operasi. Dia dirawat di RS Profesor Sukandar Mojokerto.
Nurhidayati, ibu korban mengatakan, saat kejadian anaknya Yudi sedang menjaga warung milik temannya. Saat itu sedang tertidur dan tiba-tiba langsung tertimpa pohon besar.
Dua korban lainnya masing-masing Zaini dan Fernan Candar Habibi menjalani perawatan di RS Sakinah, Mojokerto. Keduanya masih menunggu proses operasi.
Camat Trawas Agus Subiyakto Mengatakan, sebelum pohon tumbang hujan lebat terjadi selama dua jam lebih. "Usai hujan tiba-tiba saja pohon tumbang dan menimpa warung milik ibu Supartininsih. Saat pohon tumbang terdapat delapan pengunjung dalam warung dan langsung tertimpa pohon," ujarnya. Tiga korban tewas adalah Amim Rizaldi (45), Qori Irawan(18), dan Yus Klimin (22).
Ketiga korban yang luka-luka masih menjalani perawatan di rumah sakit. Seorang korban, Muhammad Yudi warga Seloliman, Kecamatan Trawas mengalami luka di wajah dan badannya.
Baca juga: Ngeri! Pohon Tumbang Timpa Warung Ramai Pengunjung, 3 Orang Tewas
Korban terancam kehilangan mata karena tertusuk ranting pohon dan menunggu proses operasi. Dia dirawat di RS Profesor Sukandar Mojokerto.
Nurhidayati, ibu korban mengatakan, saat kejadian anaknya Yudi sedang menjaga warung milik temannya. Saat itu sedang tertidur dan tiba-tiba langsung tertimpa pohon besar.
Dua korban lainnya masing-masing Zaini dan Fernan Candar Habibi menjalani perawatan di RS Sakinah, Mojokerto. Keduanya masih menunggu proses operasi.
Camat Trawas Agus Subiyakto Mengatakan, sebelum pohon tumbang hujan lebat terjadi selama dua jam lebih. "Usai hujan tiba-tiba saja pohon tumbang dan menimpa warung milik ibu Supartininsih. Saat pohon tumbang terdapat delapan pengunjung dalam warung dan langsung tertimpa pohon," ujarnya. Tiga korban tewas adalah Amim Rizaldi (45), Qori Irawan(18), dan Yus Klimin (22).
Lihat Juga :