Dewan Dorong Dinas Perdagangan Luwu Tingkatkan PAD Tahun 2022
Senin, 15 November 2021 - 16:11 WIB
loading...
Suasana pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Luwu tahun anggaran 2022 di Kantor DPRD Kabupaten Luwu. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu mendorong Dinas Perdagangan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun anggaran 2022 mendatang.
Dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Luwu tahun anggaran 2022, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Luwu, meminta target PAD Dinas Perdagangan ditingkatkan tahun depan.
Baca juga:Polda Sulsel Bakal Panggil Sejumlah Anggota DPRD Luwu
Dilaporkan Kepala Dinas Perdagangan, Husain, target PAD mereka tahun 2021 sebesar Rp1,603 miliar. "Alhamdulillah, per November saat ini, capaian PAD kami sudah di atas 80 persen, yakni sebesar Rp1,39 miliar," ucap Husain, Senin (15/11).
Di hadapan anggota DPRD Luwu , Kadis Perdagangan optimistis bisa memenuhi target PAD tahun ini, bahkan di sisa waktu hampir dua bulan ini dia yakin, realisasi PAD Dinas Perdagangan di atas 100 persen.
Ketua DPRD Luwu , Rusli Sunali berharap apa yang disampaikan Dinas Perdagangan soal realisasi PAD bisa dipenuhi.
Baca juga:Bupati dan Ketua DPRD Luwu Sepakati APBD Perubahan 2021
"Kami sangat mengapresiasi prestasi Dinas Perdagangan. Kami tunggu kabarnya, sesuai yang disampaikan hari ini bisa penuhi target bahkan melebihi target," ujarnya.
Sementara itu, Legislator Partai Perindo, H Muliadi, mendorong Pemkab Luwu , memberikan penghargaan dan hadiah bagi OPD yang kinerjanya baik.
"Utamanya OPD yang mengelola PAD. Mereka yang berprestasi seperti Dinas Perdagangan harus diberi reward. Ini sebagai suntikan dan motivasi bagi mereka," ujarnya.
Baca juga:Basmin Larang Pejabat Keluar Daerah Selama Pembahasan Anggaran
Sementara itu, Anggota DPRD Andi Muharrir, dalam kesempatan ini menjelaskan, target PAD yang diberikan kepada Dinas Perdagangan tahun 2021 memang cukup rendah, mengingat pandemi Covid-19.
"Target tahun ini memang sengaja kita beri rendah karena petimbangan pandemi. Namun kondisi sekarang sudah landai, aktivitas masyarakat sudah perlahan normal kembali, olehnya itu, target PAD tahun 2022 mesti dinaikan," katanya
Anggota DPRD lainnya, Yani Mulake menyampaikan, jika melihat potensi PAD pada Dinas Perdagangan cukup besar, mestinya PAD dinas pengelola pasar dan parkiran ini digenjot hingga Rp3 miliar.
Baca juga:Dewan Pastikan Perbaikan Jalan di Desa Batu Putih Burau Lutim
"Potensi retribusi parkir sudah diberikan kepada Dinas Perdagangan. Harusnya dengan potensi yang ada target PAD Dinas Perdagangan sudah mencapai Rp3 miliar minimal Rp2,5 miliar untuk tahun 2022," ujarnya.
Untuk diketahui, sumber PAD Dinas Perdagangan berasal dari pengelolaan pasar, yakni sewa kios, los dan sewa parkiran.
Dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Luwu tahun anggaran 2022, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Luwu, meminta target PAD Dinas Perdagangan ditingkatkan tahun depan.
Baca juga:Polda Sulsel Bakal Panggil Sejumlah Anggota DPRD Luwu
Dilaporkan Kepala Dinas Perdagangan, Husain, target PAD mereka tahun 2021 sebesar Rp1,603 miliar. "Alhamdulillah, per November saat ini, capaian PAD kami sudah di atas 80 persen, yakni sebesar Rp1,39 miliar," ucap Husain, Senin (15/11).
Di hadapan anggota DPRD Luwu , Kadis Perdagangan optimistis bisa memenuhi target PAD tahun ini, bahkan di sisa waktu hampir dua bulan ini dia yakin, realisasi PAD Dinas Perdagangan di atas 100 persen.
Ketua DPRD Luwu , Rusli Sunali berharap apa yang disampaikan Dinas Perdagangan soal realisasi PAD bisa dipenuhi.
Baca juga:Bupati dan Ketua DPRD Luwu Sepakati APBD Perubahan 2021
"Kami sangat mengapresiasi prestasi Dinas Perdagangan. Kami tunggu kabarnya, sesuai yang disampaikan hari ini bisa penuhi target bahkan melebihi target," ujarnya.
Sementara itu, Legislator Partai Perindo, H Muliadi, mendorong Pemkab Luwu , memberikan penghargaan dan hadiah bagi OPD yang kinerjanya baik.
"Utamanya OPD yang mengelola PAD. Mereka yang berprestasi seperti Dinas Perdagangan harus diberi reward. Ini sebagai suntikan dan motivasi bagi mereka," ujarnya.
Baca juga:Basmin Larang Pejabat Keluar Daerah Selama Pembahasan Anggaran
Sementara itu, Anggota DPRD Andi Muharrir, dalam kesempatan ini menjelaskan, target PAD yang diberikan kepada Dinas Perdagangan tahun 2021 memang cukup rendah, mengingat pandemi Covid-19.
"Target tahun ini memang sengaja kita beri rendah karena petimbangan pandemi. Namun kondisi sekarang sudah landai, aktivitas masyarakat sudah perlahan normal kembali, olehnya itu, target PAD tahun 2022 mesti dinaikan," katanya
Anggota DPRD lainnya, Yani Mulake menyampaikan, jika melihat potensi PAD pada Dinas Perdagangan cukup besar, mestinya PAD dinas pengelola pasar dan parkiran ini digenjot hingga Rp3 miliar.
Baca juga:Dewan Pastikan Perbaikan Jalan di Desa Batu Putih Burau Lutim
"Potensi retribusi parkir sudah diberikan kepada Dinas Perdagangan. Harusnya dengan potensi yang ada target PAD Dinas Perdagangan sudah mencapai Rp3 miliar minimal Rp2,5 miliar untuk tahun 2022," ujarnya.
Untuk diketahui, sumber PAD Dinas Perdagangan berasal dari pengelolaan pasar, yakni sewa kios, los dan sewa parkiran.
(luq)
Lihat Juga :