Tak Kalah Kaya, Konsumen Indonesia Bakal Beli 12 Pesawat N219 Buatan PTDI
Minggu, 14 November 2021 - 15:12 WIB
loading...
Konsumen Indonesia bakal beli 12 pesawat N219 buatan PTDI.Foto/dok
A
A
A
BANDUNG - Sebanyak 12 pesawat N219 Nurtanio buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bakal dibeli konsumen dalam negeri. Rencana tersebut saat ini sedang dalam proses menuju penandatangaan perjanjian kontrak jual beli.
Humas PTDI Kerry Apriawan mengakui, ada beberapa pasar domestik yang saat ini telah tertarik untuk memberi pesawat N219 buatan anak bangsa. Total ada 12 pesawat yang rencananya akan dipesan dari berbagai pemerintah provinsi dan organisasi.
Baca juga: Harga Pesawat N219 yang Diborong Kader NU Ternyata Capai Rp400 Miliar
“Setidaknya sudah ada tiga pemeritah provinsi yang sudah melakukan MoU dengan kami untuk membeli pesawat N219. Ini sejalan dengan target pasar kami yang membidik pasar domestic,” kata Kerry, Minggu (14/11/2021).
Menurut dia, tiga pemerintah provinsi yang telah melakukan MoU untuk rencana pembelian pesawat N219 adalah Pemerintah Provinsi Aceh memesan empat pesawat; Pemprov Kalimantan Utara dua unit; Pemkab Puncak Papua satu unit. Sementara lima unit lainnya rencananya akan dibeli oleh PBNU melalui Pendidikan Kader Penggerak Nahdatul Ulama (PKPNU).
Humas PTDI Kerry Apriawan mengakui, ada beberapa pasar domestik yang saat ini telah tertarik untuk memberi pesawat N219 buatan anak bangsa. Total ada 12 pesawat yang rencananya akan dipesan dari berbagai pemerintah provinsi dan organisasi.
Baca juga: Harga Pesawat N219 yang Diborong Kader NU Ternyata Capai Rp400 Miliar
“Setidaknya sudah ada tiga pemeritah provinsi yang sudah melakukan MoU dengan kami untuk membeli pesawat N219. Ini sejalan dengan target pasar kami yang membidik pasar domestic,” kata Kerry, Minggu (14/11/2021).
Menurut dia, tiga pemerintah provinsi yang telah melakukan MoU untuk rencana pembelian pesawat N219 adalah Pemerintah Provinsi Aceh memesan empat pesawat; Pemprov Kalimantan Utara dua unit; Pemkab Puncak Papua satu unit. Sementara lima unit lainnya rencananya akan dibeli oleh PBNU melalui Pendidikan Kader Penggerak Nahdatul Ulama (PKPNU).
Lihat Juga :