Pelapor Dugaan Penipuan Anak Nia Daniaty Serahkan Bukti Tambahan ke Polda Metro Jaya

Rabu, 10 November 2021 - 19:39 WIB
loading...
Pelapor Dugaan Penipuan...
Kuasa hukum pelapor kasus dugaan penipuan rekrutmen puluhan CPNS yang dilakukan oleh anak Nia Daniaty, Olivia Nathania, menyerahkan bukti tambahan ke Polda Metro Jaya. Foto: MPI/Erfan Maaruf
A A A
JAKARTA - Pelapor kasus dugaan penipuan rekrutmen puluhan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang dilakukan oleh anak Nia Daniaty , Olivia Nathania, menyerahkan bukti tambahan ke Polda Metro Jaya, Rabu (10/11/2021). Alat bukti tambahan berupa video pelantikan PNS.

Kuasa hukum pelapor, Odie Hudiyanto, mengatakan, Olivia telah menyebarkan video pelantikan tersebut kepada para korban. Olivia juga membuat skenario cerita bohong yang mengajak para korban mendatangi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga: Anak Nia Daniaty Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Penipuan CPNS

"Sebetulnya para korban kan sempat mau dibawa ke BKD di Balai Kota. Dia cari momen waktu itu, ada PPKM. Dia lalu beralasan BKD kondisinya sedang tutup," ujar Odie kepada wartawan di Polda Metro Jaya.



Bukti video yang didapat dari para korban tersebut sudah ia serahkan kepada penyidik. Video itu memperlihat pelantikan para peserta yang telah lulus menjadi PNS.

Baca juga: SKB CPNS Tahap 1 Digelar 15 - 28 November, Ini Penjelasannya

Dalam video tersebut terdapat sosok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diduga dicatut oleh Olivia untuk meyakinkam para korban perihal rekrutmen CPNS tersebut.

"Pak Anies ketika itu diambil gambarnya, videonya, dan ditunjukkan kepada para peserta korban CPNS bodong. Tidak ada suara pernyataan (Anies), karena micnya dimatikan oleh penyelenggara, dimute," ungkap Odie.

Sebelumnya, Olivia Nathania memberikan klarifikasi terkait dengan kasus dugaan penipuan CPNS yang menjeratnya. Ia menyebut tidak pernah memberikan janji untuk meloloskan korban menjadi PNS.

"Perlu saya luruskan, saya hanya menyelenggarakan les untuk masuk calon pegawai negeri sipil (CPNS). Les ya yang kita bicarakan, bisa nanti dicek bagaimana tempatnya dan pengajarnya juga ada," katanya.

Dia membenarkan telah menerima sejumlah uang dari para korban. Namun, uang tersebut merupakan modal pembayaran jasa bimbingan CPNS.

"Saya memang menerima uang dari situ senilai Rp25 juta per orangnya. Tetapi harus dilihat, uang Rp25 juta itu kan untuk biaya les, pengajar, hingga sewa tempat. Saya juga wajar kalau punya untung dari situ," tandasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nasib Gugatan Praperadilan...
Nasib Gugatan Praperadilan Roy Suryo terkait Penggeledahan Diputuskan Hari Ini, Berikut 11 Tuntutannya
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Polda Metro Jaya Optimistis...
Polda Metro Jaya Optimistis Praperadilan Roy Suryo Ditolak Hakim
Rekomendasi
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Anak Indonesia Habiskan...
Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Berita Terkini
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
Infografis
Daftar 5 Kapolres Baru...
Daftar 5 Kapolres Baru Dilantik oleh Kapolda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved