Mayor Oking Pejuang Penumpas PKI Muso yang Namanya Diabadikan untuk Jalan di Bogor dan Bekasi
Kamis, 11 November 2021 - 05:35 WIB
loading...
Mayor Oking Djaja Atmadja.Foto/Istimewa/johnnysuyudisite.blogspot.com
A
A
A
JAKARTA - Mayor Oking nama salah satu pejuang ini tak asing bagi warga Bogor dan Bekasi. Pasalnya nama Mayor Oking diabadikan menjadi nama jalan di dua kota tersebut.
Lalu siapakah Mayor Oking sehingga namanya diabadikan oleh pemerintah daerah Bekasi dan Bogor sebagai nama jalan. Dilansir dari johnnysuyudisite.blogspot.com yang dikutip SINDOnews ada sedikit cerita singkat mengenai nama sang pahlawan tersebut.
Profil singkat ini diriwayatkan oleh putri Mayor Oking yakni, Yenny Hermany Oking. Mayor Oking lahir pada tahun 1918. Karier Mayor Oking dikenal pada saat menjadi Komandan Kompi setelah kemerdekaan Indonesia di mana pasukan sekutu NICA yaitu tentara Inggris masuk menyerang Sukabumi melalui Pelabuhan Ratu.
Pasukan Siliwangi Siliwangi yang dipimpin oleh Mayor Oking dengan gigihnya dapat menghalau dan melawan pasukan Inggris hingga mereka tidak dapat masuk ke Sukabumi.
Pada tahun 1948 pasukan yang dipimpin Mayor Oking sempat bermarkas di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut. Tak berselang lama pasukan yang dipimpin Mayor Oking hijrah bersama pasukan Siliwangi ke Jogjakarta untuk penumpasan untuk menumpas gembong PKI Muso.
Saat itu Mayor Oking didapuk sebagai Komandan Kompi, adapun Komandan Batalion dipimpin Jenderal Umar Wirahadi Kusuma. Pada pertempuran melawan PKI Muso di Stasiun Solo Balapan, lengan kanan Mayor Oking tertembak sehingga harus di amputasi di Rumah Sakit Solo.
Setelah pulang dari RS Solo, Mayor Oking dikunjungi dan dipeluk Jenderal Soedirman disaksikan oleh Jendral Gatot Subroto dan Jendral A.H. Nasution (Gatot Subroto & A.H. Nasution belum menjadi Jendral saat itu). Baca: Hari Pahlawan, Pemprov DKI buat Tradisi Baru Ziarah ke Makam MH Thamrin
Lalu siapakah Mayor Oking sehingga namanya diabadikan oleh pemerintah daerah Bekasi dan Bogor sebagai nama jalan. Dilansir dari johnnysuyudisite.blogspot.com yang dikutip SINDOnews ada sedikit cerita singkat mengenai nama sang pahlawan tersebut.
Profil singkat ini diriwayatkan oleh putri Mayor Oking yakni, Yenny Hermany Oking. Mayor Oking lahir pada tahun 1918. Karier Mayor Oking dikenal pada saat menjadi Komandan Kompi setelah kemerdekaan Indonesia di mana pasukan sekutu NICA yaitu tentara Inggris masuk menyerang Sukabumi melalui Pelabuhan Ratu.
Pasukan Siliwangi Siliwangi yang dipimpin oleh Mayor Oking dengan gigihnya dapat menghalau dan melawan pasukan Inggris hingga mereka tidak dapat masuk ke Sukabumi.
Pada tahun 1948 pasukan yang dipimpin Mayor Oking sempat bermarkas di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut. Tak berselang lama pasukan yang dipimpin Mayor Oking hijrah bersama pasukan Siliwangi ke Jogjakarta untuk penumpasan untuk menumpas gembong PKI Muso.
Saat itu Mayor Oking didapuk sebagai Komandan Kompi, adapun Komandan Batalion dipimpin Jenderal Umar Wirahadi Kusuma. Pada pertempuran melawan PKI Muso di Stasiun Solo Balapan, lengan kanan Mayor Oking tertembak sehingga harus di amputasi di Rumah Sakit Solo.
Setelah pulang dari RS Solo, Mayor Oking dikunjungi dan dipeluk Jenderal Soedirman disaksikan oleh Jendral Gatot Subroto dan Jendral A.H. Nasution (Gatot Subroto & A.H. Nasution belum menjadi Jendral saat itu). Baca: Hari Pahlawan, Pemprov DKI buat Tradisi Baru Ziarah ke Makam MH Thamrin
Lihat Juga :