KAI Daop 1 Antisipasi Gangguan Perjalanan Kereta di Sejumlah Titik Rawan Bencana

Selasa, 09 November 2021 - 05:02 WIB
loading...
KAI Daop 1 Antisipasi...
Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, telah menyiapkan alat material untuk siaga sebagai antisipasi terjadinya gangguan perjalanan kereta api. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta mengantisipasi terjadinya gangguan perjalanan kereta api di sejumlah titik rawan bencana akibat cuaca ekstrem.

"Upaya yang dilakukan Daop 1 Jakarta antara lain dengan menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) dibeberapa titik yang dapat menjangkau lokasi apabila terjadi hambatan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, amblesan dan tanah longsor," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, Selasa (9/11/2021).

Baca juga: 51 Titik Jalur KA di Jateng Rawan Diterjang Bencana, Petugas Disiagakan 24 Jam

Ada pun AMUS ini terdiri dari batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel, dan alat siaga lainnya yang telah ditempatkan di 28 titik wilayah Daop 1 Jakarta. Eva mengatakan pemantauan dan pengecekan yang lebih ekstra juga dilakukan oleh petugas pemeriksa jalur di sejumlah lokasi rawan banjir dan longsor untuk meminimalisasi risiko dan mempercepat penanganan jika sewaktu-waktu terdapat dampak dari cuaca ekstrem pada operasional KA.

Baca juga: Hari Pahlawan, KAI Daop 8 Sediakan 2.206 Voucher Tiket Gratis Bagi Guru, Nakes, dan Veteran

Selain itu, antisipasi juga dilakukan melalui pengecekan dan pembersihan serta normalisasi saluran air di area jalur KA. Eva juga mengajak masyarakat agar peduli menjaga lingkungan di sekitar jalur rel agar tidak mengganggu perjalanan KA.

"Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang sampah, beraktivitas maupun membuat perlintasan liar di sekitar jalur KA. Masyarakat juga dapat melaporkan kepada petugas KAI terdekat apabila melihat hal-hal yang bisa membahayakan keselamatan perjalanan KA," tutupnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Cuaca Ekstrem, Jemaah...
Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tak Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Berita Terkini
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Infografis
Kereta Cepat Jakarta-Bandung...
Kereta Cepat Jakarta-Bandung 1 Jam, KAI Sediakan Kereta Feeder
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved