Ini Instruksi Kapolda Banten Terkait Kewaspadaan dan Mitigasi Bencana Dampak La Nina
Senin, 08 November 2021 - 15:37 WIB
loading...
Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto memimpin Rapat Koordinasi Lintas Instansi tentang Kewaspadaan dan Mitigasi Bencana. (Ist)
A
A
A
SERANG - Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto memimpin Rapat Koordinasi Lintas Instansi tentang Kewaspadaan dan Mitigasi Bencana , Senin (8/11/2021). Kapolda menginstruksikan seluruh jajarannya untuk waspada bencana dampak La Nina.
Rapat dihadiri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Nana Suryana dan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Banten Suwandi. Selain itu, rakor dihadiri secara internal oleh Wakapolda Banten, Irwasda, dan para Pejabat Utama Polda Banten serta para Kapolres jajaran.
Pascapaparan dari Kepala BMKG Banten dan Kepala BPBD Banten, Kapolda memberikan beberapa instruksi strategis kepada para pejabat utama dan para kapolres jajaran. Mereka diminta untuk waspada bencana dan optimal dalam melaksanakan mitigasi bencana jika terjadi.
"Para Kapolres harus mampu mengidentifikasi dan menginventarisasi kerawanan bencana di wilayahnya seperti rawan banjir, longsor, gempa, angin puting beliung dan potensi kerawanan lainnya, dan petakan lokasi-lokasi rawan bencana tersebut di wilayah masing-masing," tegas Rudy Heriyanto.
Dengan memahami karakter kerawanan bencana dan lokasi rawan, maka Polda Banten dan Polres jajaran dapat menyusun rencana kontijensi bersama pihak terkait.
Rapat dihadiri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Nana Suryana dan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Banten Suwandi. Selain itu, rakor dihadiri secara internal oleh Wakapolda Banten, Irwasda, dan para Pejabat Utama Polda Banten serta para Kapolres jajaran.
Pascapaparan dari Kepala BMKG Banten dan Kepala BPBD Banten, Kapolda memberikan beberapa instruksi strategis kepada para pejabat utama dan para kapolres jajaran. Mereka diminta untuk waspada bencana dan optimal dalam melaksanakan mitigasi bencana jika terjadi.
"Para Kapolres harus mampu mengidentifikasi dan menginventarisasi kerawanan bencana di wilayahnya seperti rawan banjir, longsor, gempa, angin puting beliung dan potensi kerawanan lainnya, dan petakan lokasi-lokasi rawan bencana tersebut di wilayah masing-masing," tegas Rudy Heriyanto.
Dengan memahami karakter kerawanan bencana dan lokasi rawan, maka Polda Banten dan Polres jajaran dapat menyusun rencana kontijensi bersama pihak terkait.
Lihat Juga :