Ribuan Warga Pangkep Dihapus dari Data Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Sabtu, 06 November 2021 - 21:04 WIB
loading...
Ribuan Warga Pangkep...
Pasien di salah satu fasilitas kesehatan di Kabupaten Pangkep. Pemkab Pangkep menghapus nama ribuan warga dari daftar penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan. Fofo: SINDOnews/Muhammad Subhan
A A A
PANGKEP - Ribuan nama masyarakat Kabupaten Pangkep dihapus dari daftar penerima bantuan iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional BPJS Kesehatan. Kondisi ini dikeluhkan oleh masyarakat, karena mengaku harus mengeluarkan uang saat berobat ke puskesmas atau rumah sakit.

Ketua Yayasan Peduli dan Berbagi, Tajuddin Mustaming yang mendampingi sejumlah masyarakat miskin mengaku kaget setelah kartu BPJS PBI yang dimiliki warga ditolak. Pihaknya mengaku terpaksa menggunakan jalur umum atau membayar agar pasien dari kalangan warga miskin bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.

Baca juga: Bupati Pangkep Ajak Jaga Persatuan saat Pantau Pilkades Serentak

"Ada beberapa orang warga yang kami dampingi tidak berlaku BPJS-nya. Pas kami cek ternyata sudah dihapus," kata Tajuddin, Jumat (5/11/2021).

Ia mengatakan, pihaknya sempat mempertanyakan hal itu ke Dinas Sosial Pangkep. Pihak Dinsos menjelaskan, dihapusnya data penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan itu terkait verifikasi yang tengah dijalankan.

"Katanya sudah verifikasi tapi warga tidak pernah didatangi dan tiba-tiba saja kartu BPJS mereka tak diterima," ucap Tajuddin.

Baca juga: Yusran Lalogau Lepas Distribusi Logistik Pilkades 25 Desa di Pangkep

Terkait hal itu, Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) beberapa waktu lalu mengungkapkan ada ribuan nama warga yang terhapus dari BPJS yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah. MYL menyebutkan, sedikitnya ada 10 ribu warga yang dicoret dari penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan.

"Ada 10 ribu yang tercoret. Tapi itu jelas alasannya kenapa dicoret," kata MYL kepada wartawan di rumah jabatan bupati baru-baru ini.

Baca juga: Bupati Pangkep Kunjungi Pulau Terluar untuk Salurkan Bantuan

Soal keraguan terhadap proses verifikasi, MYL mengatakan, akan membentuk tim Dinas Sosial untuk memverifikasi faktual penerima. Ia ingin memastikan, bahwa penerima BPJS PBI memang warga miskin dan tidak mampu.

"Kami akan memperbaiki verifikasi dengan membentuk tim dan sinkronisasi data dengan capil. Saya mau tahu siapa penerima manfaat, layak betul atau tidak. Apakah nama yang ada sudah meninggal atau sudah pindah rumah. Semua harus jelas diverifikasi," ujarnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar Baik, RS Kardiologi...
Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan
Pemprov Kalteng Tanggung...
Pemprov Kalteng Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 650.000 Warga Tidak Mampu
LBH Salemba Akan Laporkan...
LBH Salemba Akan Laporkan Wali Kota Denpasar, Ini Alasannya
Polemik PBI JK, Aktivis...
Polemik PBI JK, Aktivis Akan Laporkan Wali Kota Denpasar ke Polisi
Balita Raya Meninggal...
Balita Raya Meninggal Dunia Akibat Cacingan, Mensos: Keluarganya Diasesmen
Kemenkes Selidiki Kasus...
Kemenkes Selidiki Kasus Kematian Balita di Sukabumi Akibat Cacingan
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
Rekomendasi
Konflik Memanas, Ruben...
Konflik Memanas, Ruben Onsu Ultimatum Sarwendah Soal Nafkah dan Hak Bertemu Anak
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Infografis
300.000 Warga Israel...
300.000 Warga Israel Terganggu Kesehatan Mentalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved