Waspada Banjir, Pemkab Bekasi Normalisasi 44 Titik Banjir

Jum'at, 05 November 2021 - 13:27 WIB
loading...
Waspada Banjir, Pemkab...
Pemerintah Kabupaten Bekasi berupaya menanggulangi banjir tahunan dengan normalisasi sungai. Foto : Dok SINDOnews
A A A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berupaya menanggulangi permasalahan banjir tahunan. Salah satunya dengan melakukan normalisasi sungai yang mengalami penyempitan dan pendangkalan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Iwan Ridwan mengatakan, tahun ini ada sekitar 44 kegiatan normalisasi di Kabupaten Bekasi, dengan anggaran mencapai Rp 25,4 miliar.

“Hingga saat ini kegiatan normalisasi sungai sudah mencapai 36 persen. Kita targetkan di akhir Desember semua kegiatan normalisasi selesai,” katanya, Jum’at (5/11/2021). Menurut dia, normalisasi bukan satu-satunya solusi untuk mencegah banjir.
Baca Juga : Warga Cipinang Melayu Minta Normalisasi Kali, Wagub DKI: Masih Berproses

Tapi adanya kegiatan normalisasi menandakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah berupaya semaksimal mungkin mencegah terjadinya banjir.“Masyarakat juga harus ikut peduli mencegah terjadinya banjir,” ujarnya.
Baca Juga : Cegah Banjir, Wagub Jabar Canangkan Buat Embung di Bekasi

Misalnya dengan tidak membuang sampah ke sungai, karena itu juga bisa menimbulkan terjadinya banjir. Dalam normalisasi sungai terdapat beberapa kendala, seperti tidak ada akses jalan untuk masuk alat berat, banyaknya bangunan-bangunan liar yang berada di bantaran kali, sehingga menghambat proses pengerjaannya.

”Salah satu sungai yang dinormalisasi adalah Sungai Srengseng yang melintasi enam desa dengan panjang mencapai kurang lebih 8 kilometer,” ujarnya. Keenam desa yang masuk dalam jalur Sungai Srengseng, yakni Desa Setiadarma sebelah kiri, sebelah kanan Desa Tambun, Desa Mekar Sari, Desa Wanasari, Desa Tridaya Sakti dan Desa Sumberjaya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Rekomendasi
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved