Meramu Kriteria Calon Pemimpin yang Pas untuk Pertamina
Kamis, 04 Juni 2020 - 22:05 WIB
loading...
Foto/OkeZone
A
A
A
JAKARTA - Kementerian BUMN belum lagi menggelar RUPS Pertamina untuk mencari para pemimpin di BUMN perminyakan itu. Menariknya, sejumlah pihak sudah membincangkan kriteria calon pemimpin yang paling tepat untuk Pertamina.
Guru Besar Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB) Tutuka Ariadji mengatakan, Pertamina membutuhkan pemimpin yang memami persoalan teknis dunia seiring masuknya Blok Rokan dalam pengelolaan BUMN tersebut.
"Permasalahannya kelas dunia, untuk itu perlu leader di Pertamina yang bisa melihat teknologi yang dibutuhkan untuk mengatasinya. Leader-nya memang perlu mengetahui politik, tapi jika tidak menguasai teknologi yang dibutuhkan buat apa," kata Tutuka dalam diskusi virtual yang diselenggarakan Energy and Mining Editor Society (E2S) di Jakarta, Kamis (4/6/2020).
Tutuka menegaskan, pimpinan yang dibutuhkan Pertamina adalah yang bisa membawanya menjadi perusahaan kelas dunia karena masalah yang dihadapi juga kelas dunia. "Kalau dari sisi manusia Indonesia saya yakin punya reputasi yang baik, sekarang masalahnya di manajemen," katanya. ( Baca:Boni Hargens: Pengusaha Pom Bensin Jadi Bandar Pengudeta Jokowi )
Dalam kesempatan yang sama, Direktur ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menambahkan, Pertamina membutuhkan sosok yang unik, tidak hanya pintar tapi juga mengerti. Salah satu standar utama menurutnya adalah kompetensi yang mumpuni dan harus bisa diterima dan berkomunikasi dengan banyak pihak. "Paling tidak bisa berkomunikasi dengan Kementerian ESDM, BUMN, Keuangan dan yang lebih unik bisa komunikasi dengan DPR," kata Komaidi.
Guru Besar Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB) Tutuka Ariadji mengatakan, Pertamina membutuhkan pemimpin yang memami persoalan teknis dunia seiring masuknya Blok Rokan dalam pengelolaan BUMN tersebut.
"Permasalahannya kelas dunia, untuk itu perlu leader di Pertamina yang bisa melihat teknologi yang dibutuhkan untuk mengatasinya. Leader-nya memang perlu mengetahui politik, tapi jika tidak menguasai teknologi yang dibutuhkan buat apa," kata Tutuka dalam diskusi virtual yang diselenggarakan Energy and Mining Editor Society (E2S) di Jakarta, Kamis (4/6/2020).
Tutuka menegaskan, pimpinan yang dibutuhkan Pertamina adalah yang bisa membawanya menjadi perusahaan kelas dunia karena masalah yang dihadapi juga kelas dunia. "Kalau dari sisi manusia Indonesia saya yakin punya reputasi yang baik, sekarang masalahnya di manajemen," katanya. ( Baca:Boni Hargens: Pengusaha Pom Bensin Jadi Bandar Pengudeta Jokowi )
Dalam kesempatan yang sama, Direktur ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menambahkan, Pertamina membutuhkan sosok yang unik, tidak hanya pintar tapi juga mengerti. Salah satu standar utama menurutnya adalah kompetensi yang mumpuni dan harus bisa diterima dan berkomunikasi dengan banyak pihak. "Paling tidak bisa berkomunikasi dengan Kementerian ESDM, BUMN, Keuangan dan yang lebih unik bisa komunikasi dengan DPR," kata Komaidi.