6 Langkah Ekraf Majalengka Terhambat Pandemi Corona
Kamis, 04 Juni 2020 - 18:13 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun begitu, Ketua Pelaksana Komite Ekraf Ginggi Syar Hasyim mengatakan bahwa selama masa pandemi pihaknya masih tetap menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan, khususnya anak-anak muda. "Kami banyak menerima potensi anak -anak Majalengka yang berkiprah di luar. Sekarang lebih intens. Beberapa (anak Majalengka berkiprah di luar) jadi programer aplikasi terkenal," kata Ginggi.
Komite Ekraf juga menggali potensi-potensi yang dimiliki desa, untuk kemudian nantinya jadi desa kreatif. "Kami sudah memilih beberapa desa. Ada beberapa kriteria, satu Kadesnya keran, lalu desanya berinovasi," ungkap Ginggi yang juga menggiat Jatiwangi art Factoey (JaF) itu.
(Baca: Masjid sampai Mal di Majalengka Segera Dibuka, Sekolah Tetap Tutup)
Menurut dia, Kabupaten Majalengka sejatinya memiliki banyak potensi dalam hal kuliner. Selain itu, jelas dia, Komite juga sedang menyiapkan proyek percontohan untuk warung-warung kuliner berstandar keselamatan COVID 19 seperti Seblak Ceker Naga dan Saung Eurih.
"Potensi-potensi itu harusnya direspons karena banyak dari mereka adalah entrepreneur. Jadi kita yang di daerah bukan hanya menerima dampak negatifnya saja dari gelombang pemudik dari kota, tapi banyak juga manfaatnya," lanjut dia.
Komite Ekraf juga menggali potensi-potensi yang dimiliki desa, untuk kemudian nantinya jadi desa kreatif. "Kami sudah memilih beberapa desa. Ada beberapa kriteria, satu Kadesnya keran, lalu desanya berinovasi," ungkap Ginggi yang juga menggiat Jatiwangi art Factoey (JaF) itu.
(Baca: Masjid sampai Mal di Majalengka Segera Dibuka, Sekolah Tetap Tutup)
Menurut dia, Kabupaten Majalengka sejatinya memiliki banyak potensi dalam hal kuliner. Selain itu, jelas dia, Komite juga sedang menyiapkan proyek percontohan untuk warung-warung kuliner berstandar keselamatan COVID 19 seperti Seblak Ceker Naga dan Saung Eurih.
"Potensi-potensi itu harusnya direspons karena banyak dari mereka adalah entrepreneur. Jadi kita yang di daerah bukan hanya menerima dampak negatifnya saja dari gelombang pemudik dari kota, tapi banyak juga manfaatnya," lanjut dia.
(muh)
Lihat Juga :