Maling Gasak Uang Warga Maros Rp30 Juta yang Disimpan di Bawah Sadel Motor
Senin, 01 November 2021 - 18:58 WIB
loading...
Kapolsek Tanralili, Iptu Sugiharto. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Setelah menabung bertahun-tahun demi membangun rumah, Jumriah (38) warga Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, harus gigit jari. Uang Rp30 juta miliknya raib seketika dibawa maling.
Kasus ini berawal saat Jumriah bersama orang tuanya pergi menjual dua keping emas di Pasar Butta Salewangang. Karena takut dijambret, Jumriah tidak menyimpan uang hasil penjualannya di tas, melainkan di bawah sadel motor yang ditumpangi.
Baca juga:Tepergok Mencuri di Minimarket, Wanita Muda Ini Ditinggal Teman Prianya
Setelah sampai di sebuah warung kelontong, Jumriah bersama ibunya turun untuk membeli sesuatu. Namun, tanpa dia sadar, sadel motornya telah dicungkil oleh seseorang. Hal itu terlihat jelas dalam rekaman CCTV pemilik warung.
"Jadi saya itu baru sadar kalau uang saya telah hilang pas sampai di rumah. Saya kembali ke warung karena saya taunya hanya di situ saya singgah. Terus yang punya warung buka rekaman CCTV . Dari situ kami lihat di rekaman CCTV, kalau ada yang mencungkil sadel motor saya," kata Jumriah, Senin (1/11).
Jumriah mengaku, uang untuk membeli dua keping emas itu diperoleh dari hasil bertani. Di menabung sedikit demi sedikit hingga akhirnya bisa membeli 2 keping koin emas yang saat dijual senilai Rp15 juta perkeping. Sebelum kejadian, ia memang sudah merasa tidak enak.
Baca juga:2 Pria Berboncengan Motor Terekam CCTV Mencuri Ponsel di Warung Kelontong
"Memang sudah tidak enak perasaanku, makanya saya simpan di sadel, tidak di tas karena takut dijambret. Saya mencoba ikhlas saja. Mudah-mudahan pelakunya bisa segera ditangkap biar tidak ada korban lain," lanjutnya.
Sementara itu, Kapolsek Tanralili, Iptu Sugiharto membenarkan peristiwa itu. Dia menjelaskan, peristiwa dicungkilnya sadel motor korban terjadi pada Minggu 31 Oktober. Korban sudah datang melapor ke pihaknya. Kasus ini sementara dalam proses penyelidikan.
"Kejadiannya itu di halaman parkir Ruko sarfin Dusun Majannang Desa Kurusumange, Tanralili. Kita sudah terima laporannya dan sekarang dalam proses lidik. Iya ada rekaman CCTV yang kami ambil juga," sebutnya.
Sugiharto menyebut, dari rekaman CCTV itu, diduga kuat pelaku sudah membuntuti korban saat bertransaksi di Pasar Butta Salewangang. Sehingga tanpa berfikir panjang, pelaku memastikan uang korban disimpan di dalam sadel motor.
Baca juga:Pemuda Ini Nekat Curi Perhiasan dan Uang Tunai saat Majikan Keluar Kota
"Sepertinya memang sudah dibuntuti, karena pelaku tahu persis kalau uang itu disimpan di sadel motor. Memang juga terlihat sekali pelaku ini sudah sangat mahir karena dia cepat sekali mencungkil sadel menggunakan tangannya," terangnya.
Hingga saat ini, pihak Polsek Tanralili, masih terus berusaha mengungkap pelaku pencurian itu. Mereka juga tengah menyambungkan beberapa potongan rekaman CCTV lainnya di jalan untuk memastikan identitas pelaku itu.
Kasus ini berawal saat Jumriah bersama orang tuanya pergi menjual dua keping emas di Pasar Butta Salewangang. Karena takut dijambret, Jumriah tidak menyimpan uang hasil penjualannya di tas, melainkan di bawah sadel motor yang ditumpangi.
Baca juga:Tepergok Mencuri di Minimarket, Wanita Muda Ini Ditinggal Teman Prianya
Setelah sampai di sebuah warung kelontong, Jumriah bersama ibunya turun untuk membeli sesuatu. Namun, tanpa dia sadar, sadel motornya telah dicungkil oleh seseorang. Hal itu terlihat jelas dalam rekaman CCTV pemilik warung.
"Jadi saya itu baru sadar kalau uang saya telah hilang pas sampai di rumah. Saya kembali ke warung karena saya taunya hanya di situ saya singgah. Terus yang punya warung buka rekaman CCTV . Dari situ kami lihat di rekaman CCTV, kalau ada yang mencungkil sadel motor saya," kata Jumriah, Senin (1/11).
Jumriah mengaku, uang untuk membeli dua keping emas itu diperoleh dari hasil bertani. Di menabung sedikit demi sedikit hingga akhirnya bisa membeli 2 keping koin emas yang saat dijual senilai Rp15 juta perkeping. Sebelum kejadian, ia memang sudah merasa tidak enak.
Baca juga:2 Pria Berboncengan Motor Terekam CCTV Mencuri Ponsel di Warung Kelontong
"Memang sudah tidak enak perasaanku, makanya saya simpan di sadel, tidak di tas karena takut dijambret. Saya mencoba ikhlas saja. Mudah-mudahan pelakunya bisa segera ditangkap biar tidak ada korban lain," lanjutnya.
Sementara itu, Kapolsek Tanralili, Iptu Sugiharto membenarkan peristiwa itu. Dia menjelaskan, peristiwa dicungkilnya sadel motor korban terjadi pada Minggu 31 Oktober. Korban sudah datang melapor ke pihaknya. Kasus ini sementara dalam proses penyelidikan.
"Kejadiannya itu di halaman parkir Ruko sarfin Dusun Majannang Desa Kurusumange, Tanralili. Kita sudah terima laporannya dan sekarang dalam proses lidik. Iya ada rekaman CCTV yang kami ambil juga," sebutnya.
Sugiharto menyebut, dari rekaman CCTV itu, diduga kuat pelaku sudah membuntuti korban saat bertransaksi di Pasar Butta Salewangang. Sehingga tanpa berfikir panjang, pelaku memastikan uang korban disimpan di dalam sadel motor.
Baca juga:Pemuda Ini Nekat Curi Perhiasan dan Uang Tunai saat Majikan Keluar Kota
"Sepertinya memang sudah dibuntuti, karena pelaku tahu persis kalau uang itu disimpan di sadel motor. Memang juga terlihat sekali pelaku ini sudah sangat mahir karena dia cepat sekali mencungkil sadel menggunakan tangannya," terangnya.
Hingga saat ini, pihak Polsek Tanralili, masih terus berusaha mengungkap pelaku pencurian itu. Mereka juga tengah menyambungkan beberapa potongan rekaman CCTV lainnya di jalan untuk memastikan identitas pelaku itu.
(luq)
Lihat Juga :