Jembatan Miring Retak dan Ambles 25 Cm, Jalur Lalu Lintas Trans Sulawesi Lumpuh
Senin, 01 November 2021 - 03:00 WIB
loading...
A
A
A
Hanya saja kata Ahrir, jalur alternatif ini tidak bisa dilalui mobil besar seperti truk dan bus karena kondisi jalan kurang bagus, sempit dan ada satu jembatan kecil yang tidak bisa dilalui kendaraan besar.
"Jalur lain bisa lewat Salutete lanjut Salubattang, kemudian Sangking lanjut ke Pingrakka dan Rante Damai tembus Capkar. Jalur ini sekitar 15 km, jalurnya juga tidak begitu baik, namun bisa dilalui truk," lanjutnya.
Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) telah meninjau kondisi Jembatan Miring, Minggu (31/10/2021). Hasilnya, Jembatan Miring mengalami penurunan antara 15-25 cm. Korlap SKPD TP (Tugas Pembantuan) BBJN, Kadir Ali mengatakan, telah melaporkan kejadian ini ke pimpinannya.
Baca juga: Asyik Bersetubuh di Kamar Hotel, Kades Digerebek Suami Wanita Selingkuhannya
"Kami sudah memeriksa, kondisi jembatan sangat membahayakan dan sudah tidak bisa dilalui. Ada penurunan badan jembatan setinggi 15 cm di sebelah selatan, dan 25 cm di sebelah utara," ujar Kadir Ali.
Kondisi jembatan diperparah karena tidak memiliki tiang pancang. Untuk penanganan dalam waktu dekat, menurut pihak BBJN akan dilakukan normalisasi dan pelurusan aliran sungai di sekitar jembatan.
"Normalisasi dan pelurusan arus sungai merupakan rencana kita dalam waktu dekat. Selain itu tentunya kita lakukan perbaikan jembatan, utamanya bagian bawah tiang dan penopang jembatan, " ungkapnya.
"Jalur lain bisa lewat Salutete lanjut Salubattang, kemudian Sangking lanjut ke Pingrakka dan Rante Damai tembus Capkar. Jalur ini sekitar 15 km, jalurnya juga tidak begitu baik, namun bisa dilalui truk," lanjutnya.
Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) telah meninjau kondisi Jembatan Miring, Minggu (31/10/2021). Hasilnya, Jembatan Miring mengalami penurunan antara 15-25 cm. Korlap SKPD TP (Tugas Pembantuan) BBJN, Kadir Ali mengatakan, telah melaporkan kejadian ini ke pimpinannya.
Baca juga: Asyik Bersetubuh di Kamar Hotel, Kades Digerebek Suami Wanita Selingkuhannya
"Kami sudah memeriksa, kondisi jembatan sangat membahayakan dan sudah tidak bisa dilalui. Ada penurunan badan jembatan setinggi 15 cm di sebelah selatan, dan 25 cm di sebelah utara," ujar Kadir Ali.
Kondisi jembatan diperparah karena tidak memiliki tiang pancang. Untuk penanganan dalam waktu dekat, menurut pihak BBJN akan dilakukan normalisasi dan pelurusan aliran sungai di sekitar jembatan.
"Normalisasi dan pelurusan arus sungai merupakan rencana kita dalam waktu dekat. Selain itu tentunya kita lakukan perbaikan jembatan, utamanya bagian bawah tiang dan penopang jembatan, " ungkapnya.
(eyt)
Lihat Juga :