Lengsernya Mahapatih Gajah Mada karena Misi Asmara Gagal usai Perang Bubat

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 05:01 WIB
loading...
Lengsernya Mahapatih...
Gajah Mada, Mahapatih Kerajaan Majapahit terkenal penakluk Nusantara dengan Sumpah Palapa. Sayang, ahli strategi kekuasaan itu lengser hanya karena misi asmara. Foto/Ist
A A A
SIAPA yang tak mengenal Gajah Mada, Mahapatih Kerajaan Majapahit penakluk Nusantara yang terkenal dengan Sumpah Palapanya. Namun sayang, patih yang ulung dalam strategi kekuasaan itu akhirnya lengser hanya karena misi asmara.

Lengsernya Mahapatih Gajah Mada karena Misi Asmara Gagal usai Perang Bubat


Kerajaan Bedulu di Gianyar Bali menjadi wilayah pertama di luar Pulau Jawa yang berhasil ditaklukkan Majapahit. Gajah Mada memimpin langsung ekspansi kekuasaan ke Pulau Dewata usai menyerukan Sumpah Palapanya.

Baca juga: Tikaman Belati Ra Tanca pada Raja Majapahit Membuka Jalan Trah Kertanegara

Gajah Mada memulai karirnya di Majapahit sebagai panglima Bhayangkara, pasukan khusus pengawal raja. Jabatan itu dia emban selama pemerintahan Prabu Jaya Negara (1309-1328).

Aryo Tadah, patih Majapahit saat itu sempat kagum dengan kepiawaian Gajah Mada. Ia kemudian menjadikannya sebagai anak angkat dan menjodohkannya dengan putrinya, Ni Gusti Ayu Bebed.

Lengsernya Mahapatih Gajah Mada karena Misi Asmara Gagal usai Perang Bubat


Selama menjadi panglima Bhayangkara, Gajah Mada berhasil menggagalkan upaya kudeta. Salah satunya yakni pemberontakan berskala besar dipimpin Ra Kuti yang nyaris meruntuhkan kekuasaan Jaya Negara.

Sang prabu pun berterima kasih dan menghadiahi Gajah Mada jabatan baru sebagai patih di Kerajaan Kahuripan, 1319. Dua tahun kemudian, Gajah Mada dipercaya mengemban tugas baru menjadi patih Kediri.

Baca juga: Dyah Wiyat, Kisah Cinta Segitiga dan Perselingkuhan di Kerajaan Majapahit

Pengalaman dua kali menjadi patih mengantarkan Gajah Mada menuju puncak jabatan. Hal itu menyusul mundurnya Aryo Tadah yang lalu menunjuk Gajah Mada sebagai penggantinya.

Lengsernya Mahapatih Gajah Mada karena Misi Asmara Gagal usai Perang Bubat


Ratu Tribhuwana Tungga Dewi, penguasa ketiga Majapahit (1328-1350) kemudian mengangkat Gajah Mada dengan gelar Maha Patih Amangkubumi.

Melalui sumpah palapanya, Mahapatih Gajah Mada melakukan penaklukan besar-besaran ke sejumlah wilayah, yaitu Bali, Pahang, Dompo dan Palembang.

Lengsernya Mahapatih Gajah Mada karena Misi Asmara Gagal usai Perang Bubat


Ambisinya menyatukan Nusantara makin meluas di masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1386). Gajah Mada berhasil meluaskan kekuasaannya hingga ke wilayah timur seperti Seram, Makasar, Buton, Sumba, Saparua, Solor, Bima, Ambon, Timor, Dompu, dan lainnya.

Di masa pemerintahan Hayam Wuruk dan Gajah Mada, Majapahit mencapai kejayaan. Hayam Wuruk memerintah Majapahit cukup lama, yaitu 36 tahun.

Lengsernya Mahapatih Gajah Mada karena Misi Asmara Gagal usai Perang Bubat


Di puncak kejayaan itu, Majapahit melakukan kerja sama dengan banyak kerajaan di luar Nusantara seperti Malaya, Siam, Ayuthia, Lagor, Siam, Singapura, Campa, Kambodia, Anam, India, dan China.

Namun Gajah Mada mendampingi Hayam Wuruk tidak sampai selesai. Gajah Mada gagal mengemban mandat asmara sang raja. Misi itu malah berakhir tragis dengan sebuah pertempuran terkenal, Perang Bubat.

Ceritanya, Gajah Mada beserta pasukannya bertandang ke Pajajaran dengan maksud menyampaikan lamaran sang raja untuk Dyah Pitaloka Citraresmi, putri Prabu Mundingwangi.



Setibanya di Lapangan Bubat, Gajah Masa disambut sang prabu dan putrinya beserta pasukan kerajaan lengkap. Ane Paken, Patih Pajajaran lalu mengatakan kepada Gajah Mada agar Hayam Wuruk datang sendiri untuk melamar.

Gajah Mada tak bisa menerima syarat itu karena sama artinya Pajajaran menaklukkan Majapahit. Karena tidak ada kata sepakat, terjadilah perang sengit yang berujung tragis dengan tewasnya Mundingwangi dan Dyah Pitaloka.

Lengsernya Mahapatih Gajah Mada karena Misi Asmara Gagal usai Perang Bubat


Berita itu sampai ke telinga Hayam Wuruk. Dia sangat kecewa dan menuding Gajah Mada sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas terjadinya Perang Bubat.

Perang Bubat membuat Hayam Wuruk sadar dan tidak lagi mempercayakan semua urusan kerajaan kepada Gajah Mada.
Lengsernya Mahapatih Gajah Mada karena Misi Asmara Gagal usai Perang Bubat

Keluarga kerajaan lalu membentuk Dewan Menteri untuk membahas segala urusan kerajaan dan sang raja ikut terlibat di dalamnya.

Gajah Mada akhirnya mengundurkan diri setelah 11 tahun menjadi orang kedua di struktur politik kerajaan. Dia lalu memilih bertapa di hutan hingga akhirnya meninggal pada 1364.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Rekomendasi
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved