Pembatasan Sosial Berbasis Komunitas Dinilai Lebih Aman untuk New Normal

Kamis, 04 Juni 2020 - 05:58 WIB
loading...
Pembatasan Sosial Berbasis...
Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menerapkan pembatasan sosial atau karantina di wilayah Jakarta karena masih tingginya kasus penularan Covid-19 .

Menanggapi itu, Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mengatakan, sebagai langkah yang tepat karena pembatasan sosial berbasis komunitas atau lingkungan kecil itu akan lebih mudah dikontrol, bahkan sistem ini cocok diterapkan di new normal nanti.

"Pembatasan sosial seharusnya berbasis lokal, apakah itu lingkungan, komunitas, apakah di RW, sekolah, bahkan ke akar grass root," ujarnya, Rabu (3/6/2020). (Baca juga: Pembatalan Haji 2020 Harus Dimanfaatkan untuk Evaluasi Total Penyelenggaraan Haji)

Menurut Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI itu, pemberlakuan pembatasan sosial ini seharusnya bukan dimonopoli oleh pemerintah melainkan diserahkan ke unit-unit kecil masyarakat karena yang kecil itu lebih efektif dan lebih mudah mengingatkan satu sama lain.

"Di Bali itu nggak ada PSBB, adanya pembatasan sosial berbasis Banjar. Masyarakat lebih mudah diingatkan oleh masyarakat kan," ucapnya.

Menurut Pandu, pembatasan sosial berbasis lokal atau komunitas ini dinilai lebih meningkatkan kewaspadaan diri atau self awareness terhadap pandemi Covid-19. Dan juga lebih sustain atau tingkat ketahanannya cukup baik. "Jadi, karena masyarakat susah dikasih tahu ya terapkan berbasis lokal itu. Bisa lebih aman di new normal nanti," katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemacetan Jakarta Meningkat,...
Kemacetan Jakarta Meningkat, Wagub DKI: Aktivitas Sudah Kembali Normal
Satpol PP Disiplinkan...
Satpol PP Disiplinkan Masyarakat, Anies: Sapa Mereka dengan Hati, Tegur dengan Hati
Cuma Ganti Istilah,...
Cuma Ganti Istilah, Rizal Ramli: Lockdown Solusi Sesuai Konstitusi Atasi Pandemi Covid
Rekomendasi
Jepang Pesta Gol, Tunisia...
Jepang Pesta Gol, Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV Buka Jalan Penyanyi Dangdut Daerah Menuju Panggung Nasional
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved