Realisasi UMKM di Jakarta, Anies: Alhamdulillah Sudah Terlampaui
Senin, 25 Oktober 2021 - 07:45 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Teten Masduki. Foto: PPID
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan terkait tantangan Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) di tengah pandemi. Pandemi, ini juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memulai kembali, sehingga memerlukan pembentukan ekosistem yang sehat dan pembinaan yang baik.
“Pandemi ini tak ada yang menduga, tetapi ini menjadi sebuah kesempatan bagi kita untuk me-restrart, mulai dari awal. Kami di Jakarta memegang teguh bahwa kita tak akan mengecilkan yang besar, tapi membesarkan yang kecil dengan ekosistem usaha yang sehat dan proses pembinaan yang baik agar UMKM dapat berkembang,” kata Anies dalam siaran pers seperti dikutip dari laman resmi PPID DKI Jakarta, Senin (25/10/2021).
Maka dari itu, Pemprov DKI Jakarta menginisiasi Jakpreneur yang menjadi janji dan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov DKI Jakarta, saat itu ditargetkan ada 44 pusat pendampingan UMKM di setiap Kecamatan di DKI Jakarta yang dapat menghadirkan 200.000 wirausaha baru. Kini, target tersebut terlampaui.
“Alhamdulillah, target tersebut tidak hanya tercapai, tetapi malah terlampaui, yakni ada 281.000 anggotanya. Ini kolaborasi luar biasa, mereka menjadi mitra bekerja bersama kita,” terangnya. Baca juga: Malam Apresiasi Jakpreneur Fest, Anies: UMKM Topang Pemulihan Ekonomi Nasional
Berdasarkan data per 21 Oktober 2021, terdapat 281.812 peserta yang terdaftar dalam program Jakpreneur, tersebar di lima wilayah Kota dan satu Kabupaten Administrasi.
“Pandemi ini tak ada yang menduga, tetapi ini menjadi sebuah kesempatan bagi kita untuk me-restrart, mulai dari awal. Kami di Jakarta memegang teguh bahwa kita tak akan mengecilkan yang besar, tapi membesarkan yang kecil dengan ekosistem usaha yang sehat dan proses pembinaan yang baik agar UMKM dapat berkembang,” kata Anies dalam siaran pers seperti dikutip dari laman resmi PPID DKI Jakarta, Senin (25/10/2021).
Maka dari itu, Pemprov DKI Jakarta menginisiasi Jakpreneur yang menjadi janji dan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov DKI Jakarta, saat itu ditargetkan ada 44 pusat pendampingan UMKM di setiap Kecamatan di DKI Jakarta yang dapat menghadirkan 200.000 wirausaha baru. Kini, target tersebut terlampaui.
“Alhamdulillah, target tersebut tidak hanya tercapai, tetapi malah terlampaui, yakni ada 281.000 anggotanya. Ini kolaborasi luar biasa, mereka menjadi mitra bekerja bersama kita,” terangnya. Baca juga: Malam Apresiasi Jakpreneur Fest, Anies: UMKM Topang Pemulihan Ekonomi Nasional
Berdasarkan data per 21 Oktober 2021, terdapat 281.812 peserta yang terdaftar dalam program Jakpreneur, tersebar di lima wilayah Kota dan satu Kabupaten Administrasi.
Lihat Juga :