Dituntut Pasal Penipuan, Oknum Brimob Klaim Cuma Perkara Utang Piutang

Rabu, 03 Juni 2020 - 20:11 WIB
loading...
Dituntut Pasal Penipuan,...
Iptu Yusuf bersikukuh tidak bersalah dalam sidang dengan agenda pledoi di Pengadilan Negeri Makassar. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Iptu Yusuf Purwantoro, terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang milik pengusaha sebesar Rp1 miliar berkukuh tidak bersalah. Hal itu diungkapkan mantan Bendahara Brimob Polda Sulsel itu dalam sidang dengan agenda pembelaan alias pledoi di Pengadilan Negeri Makassar pada Rabu (3/6/2020).

Di hadapan majelis hakim, Iptu Yusuf yang dituntut tiga tahun penjara mengklaim perkaranya sejatinya sebatas utang-piutang biasa, bukan penipuan dan penggelapan. Toh, ia dan mantan pimpinannya sudah berusaha mengembalikan utang tersebut. Bahkan dalam prosesnya, Iptu Yusuf sudah mendapatkan sanksi kedinasan dari Polri.

"Pada intinya yang mulia, saya sementara berupaya bersama Kombes Totok untuk mengembalikan uang tersebut. Apalagi saya sudah mendapat sanksi kedinasan berupa pencopotan jabatan dan penundaan kenaikan pangkat," ujar Iptu Yusuf membela diri.

Baca Juga: Jalani Opname, Pledoi Mantan Bendahara Brimob Polda Sulsel Ditunda

Hakim Suratno yang memimpin sidang pledoi itu tidak terlalu menanggapi pernyataan terdakwa. Ia sebatas meminta jaksa penuntut umum atau JPU segera menyiapkan bantahan alias replik pada sidang pekan depan.

"Pekan depan kita lanjutkan tanggal 10 Juni ya. JPU tolong siapkan bantahannya," ujarnya Suratno yang kemudian menutup sidang dengan mengetukkan palu sidangnya.

Menanggapi hal ini, JPU Kejaksaan Tinggi Sulsel, Ridwan Syahputra, menyayangkan sikap terdakwa yang tidak mengakui perbuatan yang dituduhkan sesuai dalam dakwaan dan tuntutan. Padahal, sejumlah bukti menguatkan adanya unsur penipuan dan penggelapan yakni adanya iming-iming terhadap korban.

"Intinya kita juga akan mengajukan bantahan atas pembelaan terdakwa dan akan tetap pada tuntutan kami," pungkasnya.

Sementara itu, Andi Wijaya selaku saksi korban yang turut memantau jalannya persidangan turut angkat suara. Ia menilai terdakwa seolah olah ingin menggiring opini bahwa perkara ini adalah perkara utang-piutang.

Baca Juga: Didakwa Tipu Pengusaha, Iptu Yusuf Ungkap Keterlibatan Atasannya

"Tadikan sudah kita dengar sendiri, terdakwa seolah olah memberi jaminan kepada hakim, katanya mau mengganti uang saya. Tapi saya sendiri tidak percaya, karena sampai hari ini upaya mengganti uang itu tidak pernah ada," ujarnya.

Menurutnya jika benar terdakwa akan mengganti uang tersebut, seharusnya ada jaminan, minimal dengan menjaminkan harta bendanya. Namun, dalam perjalanannya terdakwa malah menolak mengganti uang yang diberikan korban. Semua itu ada dalam bukti percakapan antara terdakwa dan korban.

"Jadi saya pikir janji tersebut tidak lebih untuk meyakinkan hakim, makanya saya sendiri tidak percaya dan berharap hakim dapat menjatuhkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya," pungkasnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
Profil Irjen Pol Arif...
Profil Irjen Pol Arif Budiman, Jenderal Brimob yang Kini Menjabat Kapolda Maluku Utara
Brimob Sterilisasi Stadion...
Brimob Sterilisasi Stadion JIS Jelang Laga Persija vs Semen Padang
Brimob Jaga Ketat Gedung...
Brimob Jaga Ketat Gedung Perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Ada Apa?
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Praz Teguh Tegaskan...
Praz Teguh Tegaskan Tak Terima Aliran Dana Hanania Group, Hanya Uang Saku Umroh
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Rekomendasi
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved