Tancap Gas Sektor Investasi, Ridwan Kamil: Ekonomi Jabar Akan Lompat Luar Biasa

Kamis, 21 Oktober 2021 - 19:40 WIB
Tancap Gas Sektor Investasi, Ridwan Kamil: Ekonomi Jabar Akan Lompat Luar Biasa
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyatakan ekonomi Jabar akan mengalami lompatan luar biasa seiring terkendalinya COVID-19. Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyatakan, ekonomi Jabar akan melompat luar biasa seiring terkendalinya pandemi COVID-19. Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu memastikan, sektor ekonomi Jabar akan segera dipulihkan usai pihaknya berhasil mengendalikan COVID-19.

Kang Emil optimistis, COVID-19 di Jabar akan segera terkendali menyusul penanganan COVID-19 yang terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

"Bed occupancy rate (BOR) rumah sakit di Jabar saat ini sudah mencapai 3 persen, jauh di bawah puncak keterisian pada Juli lalu yang mencapai 93 persen," sebut Kang Emil di ajang West Java Investment Summit (WJIS) 2021 di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Kantongi Perpres 87/2021, Ridwan Kamil All Out Bangun Rebana dan Jabar Selatan



Di sisi lain, lanjut Kang Emil, sebanyak 30 juta warga Jabar dari target 37 juta warga Jabar pun sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19. Bahkan, tingkat vaksinasi harian di Jabar kini sudah mencapai rata-rata 400.000 dosis per hari.

"Kita sangat optimistis, vaksinasi, keterkendalian hadir di Jawa Barat. Tentulah, ekonomi kemarin yang tertinggal kita tancap gas," tegasnya.

Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, selama ini, pihaknya menganut prinsip proactive goverment. Alhasil, Jabar menjadi provinsi dengan realisasi investasi yang selalu tertinggi, meski dihantam pandemi.

"Prinsip ini menganut upaya ketuk pintu atau jemput bola dan bukan politik jaga warung yang menunggu investor datang. Makanya, Jawa Barat investasinya selalu tertinggi di Indonesia," jelasnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Minta Bank Konvensional Ikut Serta Berantas Pinjol Ilegal
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2196 seconds (11.97#12.26)