Sudah Vaksin, Pria Disabilitas Ini Semringah Akhirnya Bisa Mudik
Kamis, 21 Oktober 2021 - 10:47 WIB
loading...
A
A
A
"Saya pikir saya enggak bisa vaksin karena bukan warga Jakarta. Mau balik ke Tigaraksa enggak bisa, karena bingung naik apa KRL enggak bisa di terminal enggak bisa," katanya.
Kemudian saat seorang petugas Satpol PP mengajaknya untuk vaksin di sebuah warung kopi dekat kontrakannya, Agus tanpa pikir panjang langsung mendaftar. Bahkan semalam tadi, dia sempat sulit tidur karena bahagia hendak disuntik vaksin. "Ngga peduli saya vaksin A lebih bagus atau vaksin B efeknya jelek, yang penting saya sudah divaksin," katanya.
Saat ini setelah divaksin, Agus yakin kondisi kesehatan tetap baik dan tidak khawatir terpapar COVID-19. Selain itu dia juga menjadi lebih percaya diri dalam mencari pelanggannya. Termasuk berencana mudik ke Tigaraksa bertemu dengan ketiga anaknya. "Kalau sekarang lebih PeDe (percaya diri) aja," tuturnya.
Terpisah, Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan, vaksinasi yang dilakukan ini untuk membantu masyarakat PMKS yang saat ini belum melakukan vaksinasi. Tamo yakin dengan penyuntikan vaksin akan membuat herd imunity masyarakat Jakarta meningkat sehingga ancaman COVID-19 bisa diminimalisir.
"Kami akan menyuntikan 1.800 vaksin kepada PMKS yang ada di Jakarta Barat. Selain di jemput dan divaksin, para PMKS yang menjalani vaksin akan diantar pulang dan mendapatkan sembako," tuturnya. Kegiatan vaksin berlangsung sejak 17 Oktober akan berakhir pada 24 Oktober 2020.
Kemudian saat seorang petugas Satpol PP mengajaknya untuk vaksin di sebuah warung kopi dekat kontrakannya, Agus tanpa pikir panjang langsung mendaftar. Bahkan semalam tadi, dia sempat sulit tidur karena bahagia hendak disuntik vaksin. "Ngga peduli saya vaksin A lebih bagus atau vaksin B efeknya jelek, yang penting saya sudah divaksin," katanya.
Saat ini setelah divaksin, Agus yakin kondisi kesehatan tetap baik dan tidak khawatir terpapar COVID-19. Selain itu dia juga menjadi lebih percaya diri dalam mencari pelanggannya. Termasuk berencana mudik ke Tigaraksa bertemu dengan ketiga anaknya. "Kalau sekarang lebih PeDe (percaya diri) aja," tuturnya.
Terpisah, Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan, vaksinasi yang dilakukan ini untuk membantu masyarakat PMKS yang saat ini belum melakukan vaksinasi. Tamo yakin dengan penyuntikan vaksin akan membuat herd imunity masyarakat Jakarta meningkat sehingga ancaman COVID-19 bisa diminimalisir.
"Kami akan menyuntikan 1.800 vaksin kepada PMKS yang ada di Jakarta Barat. Selain di jemput dan divaksin, para PMKS yang menjalani vaksin akan diantar pulang dan mendapatkan sembako," tuturnya. Kegiatan vaksin berlangsung sejak 17 Oktober akan berakhir pada 24 Oktober 2020.
(wib)
Lihat Juga :