Ban Pecah, Minibus Tabrak Pembatas Tol Layang Pettarani Sampai Terbalik
Rabu, 20 Oktober 2021 - 17:08 WIB
loading...
Mobil merek Daihatsu Sigra dengan nomor polisi DD 1788 SL kecelakaan di tol layang AP Pettarani, Kota Makassar. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Sebuah minibus menabrak pembatas jalan sampai terbalik di Tol Layang Pettarani, Kota Makassar, Rabu (20/10) sekira pukul 12.00 Wita. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Kasat Lantas Polrestabes Makassar , AKBP Andi Kumara mengatakan, mobil berkelir putih yang dikendarai wanita bernama Nurlela (28) melaju dengan kecepatan tinggi. Nahasnya ban belakang minibus itu pecah.
Baca juga:Seorang Menantu di Luwu Diduga Cabuli Mertuanya berusia 72 Tahun
"Mobil melaju kencang ke arah tol seksi III KM 6.600 Sultan Alauddin. Tiba-tiba ban belakang sebelah kanan pecah kemudian kendaraan oleng dan menabrak pembatas jalan tol, lalu terbalik," ujarnya.
Di atas mobil merek Daihatsu Sigra dengan nomor polisi DD 1788 SL itu, terdapat seorang penumpang laki-laki bernama Salmang (18). Keduanya disebutkan Kumara, mengalami luka ringan.
"Untuk pengemudi wanita mengalami luka lecet pada ibu jari kaki kanan dan betis. Sementara yang laki-laki, mengalami luka lecet di jari tengah tangan kanan. Sudah diberikan pengobatan di RS Primaya," ucapnya.
Baca juga:Warga Temukan Mayat Bayi di Depan Masjid Perumahan Telkomas
Kanit Laka Lantas Polrestabes Makassar , AKP Kun Sudarwati menambahkan, pengemudi tersebut hendak menuju ke Mal Panakkukang, tempat outlet ponsel miliknya. Sang lelaki adalah pekerjanya.
"Mereka tinggal satu rumah bersama karyawan lainnya, jadi ini yang mengemudi punya toko di Mal Panakkukang. Domisili mereka di Jalan Arung Teko, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar," tutur Kun.
Dia melanjutkan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan bahan dan keterangan, serta laporan polisi. "Sudah juga dikomunikasikan sama pihak tol dan jasa raharja," ucapnya.
Baca juga:Jaga Sinergi, SINDO Media Silaturahmi dengan Kakanwil Kemenkumham Sulsel
"Tidak ada fasilitas tol yang rusak yang pembatas jalannya masih bisa digunakan. Tidak ada masalah," lanjut, perwira polisi wanita berpangkat tiga balok emas tersebut.
Kun bilang kerugian korban ditaksir sekitar Rp75 juta. "Bodi kendaraan penyok, kaca-kaca pecah di bagian belakang dan samping. Kap depan juga hancur. Kendaraan sudah kami amankan di pos lalu lintas tol," tukasnya.
Kasat Lantas Polrestabes Makassar , AKBP Andi Kumara mengatakan, mobil berkelir putih yang dikendarai wanita bernama Nurlela (28) melaju dengan kecepatan tinggi. Nahasnya ban belakang minibus itu pecah.
Baca juga:Seorang Menantu di Luwu Diduga Cabuli Mertuanya berusia 72 Tahun
"Mobil melaju kencang ke arah tol seksi III KM 6.600 Sultan Alauddin. Tiba-tiba ban belakang sebelah kanan pecah kemudian kendaraan oleng dan menabrak pembatas jalan tol, lalu terbalik," ujarnya.
Di atas mobil merek Daihatsu Sigra dengan nomor polisi DD 1788 SL itu, terdapat seorang penumpang laki-laki bernama Salmang (18). Keduanya disebutkan Kumara, mengalami luka ringan.
"Untuk pengemudi wanita mengalami luka lecet pada ibu jari kaki kanan dan betis. Sementara yang laki-laki, mengalami luka lecet di jari tengah tangan kanan. Sudah diberikan pengobatan di RS Primaya," ucapnya.
Baca juga:Warga Temukan Mayat Bayi di Depan Masjid Perumahan Telkomas
Kanit Laka Lantas Polrestabes Makassar , AKP Kun Sudarwati menambahkan, pengemudi tersebut hendak menuju ke Mal Panakkukang, tempat outlet ponsel miliknya. Sang lelaki adalah pekerjanya.
"Mereka tinggal satu rumah bersama karyawan lainnya, jadi ini yang mengemudi punya toko di Mal Panakkukang. Domisili mereka di Jalan Arung Teko, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar," tutur Kun.
Dia melanjutkan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan bahan dan keterangan, serta laporan polisi. "Sudah juga dikomunikasikan sama pihak tol dan jasa raharja," ucapnya.
Baca juga:Jaga Sinergi, SINDO Media Silaturahmi dengan Kakanwil Kemenkumham Sulsel
"Tidak ada fasilitas tol yang rusak yang pembatas jalannya masih bisa digunakan. Tidak ada masalah," lanjut, perwira polisi wanita berpangkat tiga balok emas tersebut.
Kun bilang kerugian korban ditaksir sekitar Rp75 juta. "Bodi kendaraan penyok, kaca-kaca pecah di bagian belakang dan samping. Kap depan juga hancur. Kendaraan sudah kami amankan di pos lalu lintas tol," tukasnya.
(luq)
Lihat Juga :