Puluhan Pejabat Eselon II Pemkab Simalungun Bakal 'Dilengserkan' Melalui Uji Kompetensi
Rabu, 20 Oktober 2021 - 11:36 WIB
loading...
Surat undangan kepada pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Simalungun untuk mengikuti uji kompetensi, Kamis (21/10/2021). (Ist)
A
A
A
SIMALUNGUN - Puluhan pejabat eselon II di jajaran Pemkab Simalungun resah, karena bakal 'dibuang' melalui proses Job Fit atau uji kompetensi.
Informasi yang diperoleh Sindonews, Rabu (20/10/2021), surat untuk mengikuti uji kompetensi , Kamis (21/10/2021) yang ditandatangani ketua panitia seleksi Esron Sinaga dengan nomor 800/19422/27.3/2021, tertanggal 18 Oktober 2021, sudah disampaikan kepada 27 pejabat eselon II di jajaran Pemkab Simalungun, Selasa (19/10/2021) kemarin.
Menurut salah seorang kepala dinas yang menolak namanya ditulis, Job Fit merupakan dalih untuk melengserkan jabatan yang didudukinya saat ini, dan dipastikan hasil penilainnya tidak objektif.
"Saya tidak akan mengikuti Job Fit itu, karena sudah saya pastikan penilannya tidak objektif, hanya jalan untuk melengserkan saja itu", ujar pejabat yang diangkat di era bupati JR Saragih itu.
Pejabat lainnya yang diminta mengikuti Job Fit, mengaku resah, karena sudah didatangi oknum-oknum yang mengaku orang dekat bupati dan bisa memastikan tetap duduk di jabatannya atau dimutasi ke jabatan eselon II yang diinginkan dengan memberikan imbalan.
Informasi yang diperoleh Sindonews, Rabu (20/10/2021), surat untuk mengikuti uji kompetensi , Kamis (21/10/2021) yang ditandatangani ketua panitia seleksi Esron Sinaga dengan nomor 800/19422/27.3/2021, tertanggal 18 Oktober 2021, sudah disampaikan kepada 27 pejabat eselon II di jajaran Pemkab Simalungun, Selasa (19/10/2021) kemarin.
Menurut salah seorang kepala dinas yang menolak namanya ditulis, Job Fit merupakan dalih untuk melengserkan jabatan yang didudukinya saat ini, dan dipastikan hasil penilainnya tidak objektif.
"Saya tidak akan mengikuti Job Fit itu, karena sudah saya pastikan penilannya tidak objektif, hanya jalan untuk melengserkan saja itu", ujar pejabat yang diangkat di era bupati JR Saragih itu.
Pejabat lainnya yang diminta mengikuti Job Fit, mengaku resah, karena sudah didatangi oknum-oknum yang mengaku orang dekat bupati dan bisa memastikan tetap duduk di jabatannya atau dimutasi ke jabatan eselon II yang diinginkan dengan memberikan imbalan.
Lihat Juga :