PPKM Level 2, Pemkot Depok Buka Tempat Bermain Anak

Selasa, 19 Oktober 2021 - 22:07 WIB
loading...
PPKM Level 2, Pemkot...
Saat ini Kota Depok masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Tempat bermain anak pun telah dibuka. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
DEPOK - Saat ini Kota Depok masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 . Hal itu berdasarkan indikator Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Alhamdulillah berdasarkan indikator kesmas dari Menkes dan sudah diumumkan juga dalam inmendagri terbaru, Kota Depok sudah berada dalam level 2 atau PPKM Level 2,” kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Dadang Wihana di Depok, Selasa (19/10/2021). Baca juga: Jakarta PPKM Level 2, Anies Ajak Masyarakat Berperan Cegah Penularan Covid-19

Dengan demikian, kata Dadang segala aktivitas di Kota Depok merujuk pada PPKM Level 2. Selain Kota Depok, ada sejumlah wilayah lain yang juga masuk dalam zona kuning. Yaitu Jakarta, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kota Tangerang Selatan.

“Berdasarkan indikator Kesmas BNPB, kita berada dalam zona kuning. Jadi ada perbaikan bersama wilayah Jakarta, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang Selatan,” tukasnya.

Sementara itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengeluarkan Peraturan Wali Kota Nomor 443/463/Kpts/ Satgas/Huk/2021 Tentang PPKM Level 2 Covid-19. Dengan demikian sejumlah aktivitas yang semula tidak diperbolehkan kini sudah diperbolehkan. Antara lain tempat bermain anak yang kini sudah diperbolehkan beroperasi.

“Tempat bermain anak dan tempat hiburan dalam pusat perbelanjaan dibuka dengan syarat orang tua harus mencatatkan alamat dan nomor telepon untuk kebutuhan tracing,” kata Idris dalam Perwalkot yang dikutip.

Kemudian juga dituliskan Idris bahwa kegiatan di pusat kebugaran diizinkan dengan kapasitas 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Diizinkan dibuka dengan kapasitas 50 persen dan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi,” tulisnya.

Kompetisi sepak bola Liga 1 dapat dilaksanakan paling banyak sembilan pertandingan dan kompetisi sepak bola Liga 2 dapat dilaksanakan maksimal delapan pertandingan setiap minggunya. Seluruh pemain, ofisial, kru media, dan staf pendukung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap orang yang keluar masuk pada tempat pelaksanaan kompetisi dan latihan.

Kemudian, akan dilakukan uji coba pertandingan Liga 1 dengan penonton langsung di stadion dengan ketentuan uji coba dilakukan satu pertandingan setiap minggu. Jumlah pentonton maksimal 25 persen dari kapasitas stadion atau paling banyak 5 ribu orang.

“Hanya penonton dengan kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk stadion. Pertandingan yang dilakukan uji coba dengan penonton ditentukan oleh PSSI dan PT LIB,” paparnya. Baca juga: PPKM Turun ke Level 2, Anak-Anak di Jakarta, Tangsel, dan Depok Boleh ke Bioskop dan Mal

Seluruh pemain, ofisial, kru media dan staf pendukung yang hadir dalam kompetisi wajib sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua. Kemudian juga wajib hasil negatif PCR H-1 dan hasil negatif Antigen pada hari pertandingan.

“Pelaksanaan kompetisi wajib mengikuti aturan protokol kesehatan yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia,” pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
33 Sekolah Swasta di...
33 Sekolah Swasta di Depok Gratis Jenjang SMP, Cek Daftar Lengkapnya
Pemkot Gelar Depok Run...
Pemkot Gelar Depok Run Festival 22 Juni Bakal Diikuti 2.500 Peserta, Pakai Rute CFD
Rekomendasi
Rugi hingga Rp3 Miliar,...
Rugi hingga Rp3 Miliar, Amanda Manopo Tak Sabar Penjarakan Oknum Manajemen
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
Infografis
Gaza, Tempat Paling...
Gaza, Tempat Paling Berbahaya di Dunia bagi Anak-anak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved