Positif Narkoba, Pelaku Tawuran di Menteng Pakai Sabu Sebelum Bentrok Antar Genk
Selasa, 19 Oktober 2021 - 15:52 WIB
loading...
Dua pelaku tawuran yang menewaskan remaja berusia 15 tahun berinisial MS di Menteng, Jakarta Pusat, positif menggunakan narkoba. Foto: MPI/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
JAKARTA - Dua pelaku tawuran yang menewaskan remaja berusia 15 tahun berinisial MS di Menteng, Jakarta Pusat, positif menggunakan narkoba . Penggunaan barang haram itu bahkan dikonsumsi pelaku berinisial J (16) dan PP (17) sebelum melakukan tawuran berdarah itu.
“Saudara J dan PP setelah di tes urinya positif mengadung metaphetamin,” ujar Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyatno di Mapolrestro Jakarta Pusat, Selasa (19/10/2021). Baca juga: Tawuran Berdarah, Polisi Ciduk 2 ABG yang Tewaskan Remaja di Menteng
Setyo menambahkan, kedua pelaku tersebut juga mengakui mengonsumsi narkoba jenis sabu sebelum dimulainya bentrok antar kelompok. Selain itu, mereka juga menenggak sebuah pil dan dalam keadaan terpengaruh alkohol.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka mengaku sebelum tawuran mereka pakai sabu, minum pil, dan terpengaruh alkohol," tambah Setyo.
Dalam kesempatannya, Setyo juga mengakui bahwa tindak pidana tawuran pelakunya sering dalam pengaruh obat-obatan terlarang. Bahkan, dia tak menampik ada korelasi kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat dengan penyalahgunaan narkoba.
“Saudara J dan PP setelah di tes urinya positif mengadung metaphetamin,” ujar Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyatno di Mapolrestro Jakarta Pusat, Selasa (19/10/2021). Baca juga: Tawuran Berdarah, Polisi Ciduk 2 ABG yang Tewaskan Remaja di Menteng
Setyo menambahkan, kedua pelaku tersebut juga mengakui mengonsumsi narkoba jenis sabu sebelum dimulainya bentrok antar kelompok. Selain itu, mereka juga menenggak sebuah pil dan dalam keadaan terpengaruh alkohol.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka mengaku sebelum tawuran mereka pakai sabu, minum pil, dan terpengaruh alkohol," tambah Setyo.
Dalam kesempatannya, Setyo juga mengakui bahwa tindak pidana tawuran pelakunya sering dalam pengaruh obat-obatan terlarang. Bahkan, dia tak menampik ada korelasi kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat dengan penyalahgunaan narkoba.
Lihat Juga :