Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Warga Kabupaten Bekasi Diminta Waspada Banjir
Senin, 18 Oktober 2021 - 12:08 WIB
loading...
BPBD Kabupaten Bekasi meminta warga yang berada di 20 kecamatan untuk waspada terhadap banjir musiman. Karena, saat ini Bekasi tengah diguyur hujan sejak dini hari. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BEKASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi meminta warga yang berada di 20 kecamatan untuk waspada terhadap banjir musiman. Karena, saat ini wilayah Bekasi dan sekitarnya tengah diguyur hujan sejak dini hari.
"Hujan yang turun sejak Senin (18/10) dini hari hingga siang ini bisa menyebabkan genangan hingga banjir di beberapa wilayah. Namun, belum ada laporan masuk terkait genangan maupun banjir," kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bekasi Muhammad Said kepada wartawan, Senin (18/10/2021).
Menurut dia, ada 153 titik banjir yang tersebar di 20 kecamatan dari 23 kecamatan yang merupakan kawasan rawan banjir saat musim penghujan. Baca juga: Masuk Musim Hujan, Ini Lokasi Rawan Banjir Musiman di Bekasi
"Kalau mengacu pada banjir awal tahun lalu, ada 153 titik banjir di 20 kecamatan dari 93 desa di Kabupaten Bekasi," ucapnya.
Said menjelaskan, Desa Sumberurip dan Desa Sumbersari di Kecamatan Pebayuran adalah titik paling rawan dan terparah jika terjadi banjir. Menyusul kawasan Kecamatan Kedungwaringin hingga Muaragembong. "Titik terparah di Pebayuran, Cabangbungin dan Muaragembong," jelasnya.
"Hujan yang turun sejak Senin (18/10) dini hari hingga siang ini bisa menyebabkan genangan hingga banjir di beberapa wilayah. Namun, belum ada laporan masuk terkait genangan maupun banjir," kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bekasi Muhammad Said kepada wartawan, Senin (18/10/2021).
Menurut dia, ada 153 titik banjir yang tersebar di 20 kecamatan dari 23 kecamatan yang merupakan kawasan rawan banjir saat musim penghujan. Baca juga: Masuk Musim Hujan, Ini Lokasi Rawan Banjir Musiman di Bekasi
"Kalau mengacu pada banjir awal tahun lalu, ada 153 titik banjir di 20 kecamatan dari 93 desa di Kabupaten Bekasi," ucapnya.
Said menjelaskan, Desa Sumberurip dan Desa Sumbersari di Kecamatan Pebayuran adalah titik paling rawan dan terparah jika terjadi banjir. Menyusul kawasan Kecamatan Kedungwaringin hingga Muaragembong. "Titik terparah di Pebayuran, Cabangbungin dan Muaragembong," jelasnya.
Lihat Juga :