Polres Jakarta Pusat Tetapkan 6 Orang Tersangka Kasus Pinjol
Minggu, 17 Oktober 2021 - 17:03 WIB
loading...
Polres Jakarta Pusat menetapkan enam orang tersangka dalam penggerebekan kantor pinjaman online di Ruko Sedayu Square, Blok H 36, Cengkareng, Jakarta Barat. Foto: MNC Portal/Dok
A
A
A
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan enam orang tersangka dalam penggerebekan kantor pinjaman online (pinjol) di Ruko Sedayu Square, Blok H 36, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (13/10/2021) lalu. Para tersangka merupakan supervisor perusahaan dan debt collector.
Baca juga: Kantor Sindikat Pinjaman Online Digerebek, Polisi Amankan Puluhan Pegawai
"Itu (supervisor) yang kita tetapkan tersangka. Lainnya eksekutor debt collector," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardana saat dihubungi wartawan, Minggu (17/10/2021).
Keenam tersangka tersebut merupakan bagian dari sebanyak 56 orang yang diamankan dalam penggerebakan sebelumnya. Wisnu memastikan pihaknya masih terus melakukan pengembangan dalam kasus pinjol ilegal tersebut. "Yang lainnya masih dikembangkan, didalami," tandas Wisnu.
Baca juga: Awas Terjebak! Ini Ciri-ciri Pinjaman Online Ilegal
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi sebelumnya menyebutkan, penggerebakan tersebut berawal dari laporan masyarakat. Banyak masyarakat yang mengadukan sindikat pinjol tersebut karena merasa terancam keselamatannya.
Atas perbuatannya, para tersangka diancam dengan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang (UU) tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).
Baca juga: Kantor Sindikat Pinjaman Online Digerebek, Polisi Amankan Puluhan Pegawai
"Itu (supervisor) yang kita tetapkan tersangka. Lainnya eksekutor debt collector," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardana saat dihubungi wartawan, Minggu (17/10/2021).
Keenam tersangka tersebut merupakan bagian dari sebanyak 56 orang yang diamankan dalam penggerebakan sebelumnya. Wisnu memastikan pihaknya masih terus melakukan pengembangan dalam kasus pinjol ilegal tersebut. "Yang lainnya masih dikembangkan, didalami," tandas Wisnu.
Baca juga: Awas Terjebak! Ini Ciri-ciri Pinjaman Online Ilegal
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi sebelumnya menyebutkan, penggerebakan tersebut berawal dari laporan masyarakat. Banyak masyarakat yang mengadukan sindikat pinjol tersebut karena merasa terancam keselamatannya.
Atas perbuatannya, para tersangka diancam dengan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang (UU) tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).
(thm)
Lihat Juga :