Dramatis, Korban Terjepit Crane Roboh Berhasil Dievakuasi Selamat setelah 5 Jam

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 16:56 WIB
loading...
Dramatis, Korban Terjepit...
Petugas menolong korban tertimpa reruntuhan bangunan akibat alat berat crane jatuh menimpa rumah warga di Pancoran Mas, Depok, Jumat (15/10/2021). Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha/foc
A A A
DEPOK - Korban crane roboh di Jalan Mawar, Pancoran Mas, Depok, akhirnya bisa dievakuasi. Korban bernama Jasmin Putri Fadilah (14) yang terjepit tiang beton selama lima jam, berhasil dievakuasi dengan selamat.

Proses evakuasi dilakukan 12 petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok dibantu warga, PMI, TNI, dan Polri. Petugas sangat hati-hati saat mengevakuasi Jasmin.

Baca juga: Crane Jatuh Timpa Rumah di Depok, 1 Orang Tertimbun Reruntuhan

Dalam kejadian itu hampir seluruh tubuh Jasmine tertutup bongkahan menara PDAM yang membuat korban sulit bergerak. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah sakit.

"Alhamdulillah, anggota kami melaksanakannya hati-hati, karena korban terjepit oleh besi dan beton. Kita memotongnya pelan-pelan, takut roboh," ujar Kabid Pengendalian Operasional DPKP Kota Depok, Welman Naipospos, Jumat (15/10/2021) sore.

Dramatis, Korban Terjepit Crane Roboh Berhasil Dievakuasi Selamat setelah 5 Jam


Dia menyebut korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Hanya, korban mengalami luka pada bagian wajah dan tangan. Sebab tangan kanan korban tertimpa bongkahan berukuran besar.

Baca juga: Suaranya Bergemuruh, Begini Kesaksian Warga Detik-detik Crane Terguling di Depok

"Kami tidak akan membiarkan siapa pun yang mencoba mengangkat beton. Kami menyelamatkan korban dulu baru mengangkat beton. Di sebelah kanan tangannya terjepit. Tapi alhamdulillah, kondisi korban selamat, sehat," paparnya.

Dramatis, Korban Terjepit Crane Roboh Berhasil Dievakuasi Selamat setelah 5 Jam


Welman mengakui adanya kesulitan saat proses evakuasi. Sebab bongkahan beton yang menimpa Jasmin sangat besar. "Kita melakukan pemotongan, kemudian tenaga medis memberikan semangat. Kita potong pelan-pelan. Kendalanya karena (korban) terhimpit oleh beton," tukasnya.

Petugas memberikan oksigen untuk membantu pernafasan korban. Sebab ketika terhimpit korban dikhawatirkan kehabisan oksigen.

"Kan terimpit beton, khawatir pernapasannya terganggu, makanya kita kasih oksigen. Evakuasi kurang lebih 5 jam. Tapi dia sadar," ucapnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
Perluas Perlindungan...
Perluas Perlindungan Pekerja, Pemerintah Beri Diskon 50% buat Iuran JKK-JKM
Rekomendasi
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved