TMMD Selesai, Proyek Jalan Perintis di Tompobulu Rampung
Kamis, 14 Oktober 2021 - 18:42 WIB
loading...
Bupati Maros, AS Chaidir Syam bersama Komandan Kodim 1422 Maros meninjau langsung lokasi rintisan jalan TMMD 112. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 di Desa Bonto Matinggi dan Desa Bonto Manurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, resmi berakhir, Kamis (14/10). Sejumlah pembangunan berhasil dirampungkan, termasuk proyek jalan perintis yang sangat dinanti-nanti warga setempat.
Penutupan TMMD ditandai dengan penanggalan tanda peserta dan pengembalian alat kerja secara simbolis oleh Bupati Maros, Chaidir Syam. Turut hadir, Danrem 141/Toddopuli yang diwakili Kepala Seksi Teritorial Korem 141/Toddopuli, Kolonel Inf Muh Silwanus.
Baca juga:TMMD Ke-112 di Maros Fokus Bangun Daerah Terisolir Tompobulu
Dandim 1422/Maros, Letkol Inf Budi Rahman, mengatakan TMMD ke-112 telah berakhir ditandai dengan penyerahan program ke Bupati Maros. Selanjutnya, segala program termasuk sederet proyek pembangunan yang dikerjakan TNI bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Alhamdulillah tepat waktu, pekerjaan terakhir diselesaikan semalam," kata dia.
Budi menyebut sejumlah kegiatan dalam program TMMD melipuri proyek pembangunan jalan perintis serta proyek pembangunanan dua masjid dan dua unit MCK. "Termasuk tujuh item kegiatan non-fisik," sebutnya.
Ia mengakui ada beberapa kendala yang dihadapi selama pelaksanaan TMMD, seperti medan yang belum terjamah kendaraan.
"Bagaimana upaya kita merintis jalan dengan membawa bahan material ke atas. Belum lagi anomali cuaca di daerah pegunungan yang tidak beraturan. Kadang saat bekerja, hujan turun sehingga kadang kita kerja malam," jelasnya.
Baca juga:Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Maros Gelar Pendataan untuk Ujian Kesetaraan
Panjang jalan yang dirintis, kata dia, sekitar 2.100 meter yang menghubungkan Desa Bonto Matinggi dan Bonto Manurung. Jalan itu merupakan akses warga menuju pusat pemerintahan dan Puskesmas tanpa harus lagi melewati sungai.
"Jalan itu merupakan sambungan dari jalan TMMD dua tahun lalu. Dulunya itu hanya jalan setapak yang kecil dan kalau hujan tidak bisa dilalui karena ada lintasan air. Sekarang sudah bisa karena kita buat gorong-gorong," katanya
Budi berharap dengan dibukanya akses jalan itu, perlahan perekonomian warga juga bisa terdongkrak. Selain itu, pelayanan kesehatan dan juga pendidikan juga bisa lebih mudah didapatkan oleh warga di sana.
"Memang yang utamakan jalan dulu. Kalau sudah akses, saya yakin semuanya akan mengikut, baik itu perekonomian, pelayanan kesehatan dan pendidikan juga bisa lebih mudah," paparnya.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengapresiasi hasil program TMMD di Kecamatan Tompobulu. Program tersebut sangat menyentuh masyarakat dan sangat bermanfaat. Terkhusus terkait pembangunan jalan perintis yang telah lama dinantikan.
"Alhamdulillah hari ini kita bisa melihat masyarakat kita yang ada di dua dusun terpencil ini tersenyum bahagia. Akses jalan yang selama ini mereka rindukan telah dibuat oleh prajurit TNI," ujar dia.
Baca juga:Pemkab Maros Perketat Pengawasan Aktivitas Truk Timbunan Rel Kereta Api
Kepala Dusun Makmur, Muh Anwar, menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan telah membuka akses jalan buat warga. Ia berharap perhatian pemerintah dan aparat bisa lebih maksimal, agar kedepannya wilayah itu bisa lebih berkembang.
"Kami sangat berterima kasih. Selama ini kami tidak pernah melihat ada mobil sampai ke sini. Mudah-mudahan ini akan terus berlanjut dan bisa menjadikan lokasi kami setara dengan tempat lain," ujarnya.
Penutupan TMMD ditandai dengan penanggalan tanda peserta dan pengembalian alat kerja secara simbolis oleh Bupati Maros, Chaidir Syam. Turut hadir, Danrem 141/Toddopuli yang diwakili Kepala Seksi Teritorial Korem 141/Toddopuli, Kolonel Inf Muh Silwanus.
Baca juga:TMMD Ke-112 di Maros Fokus Bangun Daerah Terisolir Tompobulu
Dandim 1422/Maros, Letkol Inf Budi Rahman, mengatakan TMMD ke-112 telah berakhir ditandai dengan penyerahan program ke Bupati Maros. Selanjutnya, segala program termasuk sederet proyek pembangunan yang dikerjakan TNI bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Alhamdulillah tepat waktu, pekerjaan terakhir diselesaikan semalam," kata dia.
Budi menyebut sejumlah kegiatan dalam program TMMD melipuri proyek pembangunan jalan perintis serta proyek pembangunanan dua masjid dan dua unit MCK. "Termasuk tujuh item kegiatan non-fisik," sebutnya.
Ia mengakui ada beberapa kendala yang dihadapi selama pelaksanaan TMMD, seperti medan yang belum terjamah kendaraan.
"Bagaimana upaya kita merintis jalan dengan membawa bahan material ke atas. Belum lagi anomali cuaca di daerah pegunungan yang tidak beraturan. Kadang saat bekerja, hujan turun sehingga kadang kita kerja malam," jelasnya.
Baca juga:Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Maros Gelar Pendataan untuk Ujian Kesetaraan
Panjang jalan yang dirintis, kata dia, sekitar 2.100 meter yang menghubungkan Desa Bonto Matinggi dan Bonto Manurung. Jalan itu merupakan akses warga menuju pusat pemerintahan dan Puskesmas tanpa harus lagi melewati sungai.
"Jalan itu merupakan sambungan dari jalan TMMD dua tahun lalu. Dulunya itu hanya jalan setapak yang kecil dan kalau hujan tidak bisa dilalui karena ada lintasan air. Sekarang sudah bisa karena kita buat gorong-gorong," katanya
Budi berharap dengan dibukanya akses jalan itu, perlahan perekonomian warga juga bisa terdongkrak. Selain itu, pelayanan kesehatan dan juga pendidikan juga bisa lebih mudah didapatkan oleh warga di sana.
"Memang yang utamakan jalan dulu. Kalau sudah akses, saya yakin semuanya akan mengikut, baik itu perekonomian, pelayanan kesehatan dan pendidikan juga bisa lebih mudah," paparnya.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengapresiasi hasil program TMMD di Kecamatan Tompobulu. Program tersebut sangat menyentuh masyarakat dan sangat bermanfaat. Terkhusus terkait pembangunan jalan perintis yang telah lama dinantikan.
"Alhamdulillah hari ini kita bisa melihat masyarakat kita yang ada di dua dusun terpencil ini tersenyum bahagia. Akses jalan yang selama ini mereka rindukan telah dibuat oleh prajurit TNI," ujar dia.
Baca juga:Pemkab Maros Perketat Pengawasan Aktivitas Truk Timbunan Rel Kereta Api
Kepala Dusun Makmur, Muh Anwar, menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan telah membuka akses jalan buat warga. Ia berharap perhatian pemerintah dan aparat bisa lebih maksimal, agar kedepannya wilayah itu bisa lebih berkembang.
"Kami sangat berterima kasih. Selama ini kami tidak pernah melihat ada mobil sampai ke sini. Mudah-mudahan ini akan terus berlanjut dan bisa menjadikan lokasi kami setara dengan tempat lain," ujarnya.
(luq)
Lihat Juga :