Dibilang Tolak Mediasi, Ini Penjelasan Korban Persekusi di Perumahan Permata Buana

Rabu, 13 Oktober 2021 - 13:51 WIB
loading...
Dibilang Tolak Mediasi,...
Hartono Prasetya alias Toni (64), warga Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat mengalami persekusi. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Korban persekusi di Perumahan Permata Buana, Hartono Prasetya alias Toni (64) menyangkal disebut menolak mediasi. Toni justru menilai para persekusi terlebih dahulu yang menolak hasil mediasi sebelumnya.

Perkara persekusi yang dialami Toni kemudian dilaporkan ke Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat pada Maret 2021 disinyalir karena dirinya bersurat ke Wali Kota Jakarta Barat beberapa bulan lalu.
Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Persekusi Warga Permata Buana Diduga Dimobilisasi Oknum Pegawai Kelurahan

Dia kecewa karena beberapa pihak yang bersepakat tidak menindaklanjuti hasil mediasi antara dirinya, sejumlah pengurus RT setempat dengan jajaran Pemkot Jakarta Barat mengenai pembangunan portal. “Kenapa kami meminta portal karena dekat tempat tinggal kami ada dua rumah yang pernah kerampokan. Bahkan, di rumah saya kala itu anak saya sampai ngumpet di kamar mandi sambil ketakutan menahan tangis,” ujar Toni, Selasa (12/10/2021).

Beberapa tetangganya pernah mengalami pencurian spion mobil yang terparkir di pinggir jalan. Khawatir dengan kejadian itu, dia mengajukan pembangunan portal kepada pemerintah setempat.

Kesepakatan terjadi antara Toni bersama 26 warga dengan 12 pejabat di lingkungan Pemkot Jakarta Barat pada 28 Agustus 2019. Dalam kesepakatan itu, Toni dan warga Permata Buana sepakat membangun portal dengan sistem buka tutup. Segala biaya pembangunan diserahkan ke keuangan RW.
Baca juga: Polres Jakbar Periksa 11 Saksi Kasus Dugaan Persekusi Warga Permata Buana

Sayangnya, kesepakatan itu tak dilaksanakan. Pengurus RT 13 dan RW tak mendukung pembangunan portal. Inilah yang mendorong Toni berangkat ke wali kota setelah itu mendapat persekusi. “Dan saat persekusi saya bukannya tak keluar. Tapi, saya keluar hingga teras dekat pagar kemudian berbicara dengan warga dan beberapa pejabat pemerintahan,” katanya sembari menunjukkan dirinya melalui rekaman ponsel saat itu.

Karena takutnya, dia sempat meminta pertolongan kepada Kapolsek Kembangan demi mencari perlindungan. Pengacara Toni, Oktavianus menilai apa yang terjadi pada kliennya saat itu merupakan ketakutan. Dia memilih tak menemui karena kondisinya memanas. “Bahkan, sampai sekarang dia masih kena intervensi,” ucapnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Dwi Joko Harsono mengatakan, masih menyelidiki kasus ini. Terhadap kasus itu, sejumlah saksi telah diperiksa.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Rekomendasi
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved