Stok Vaksin Covid-19 di Bekasi Hampir Kadaluarsa

Selasa, 12 Oktober 2021 - 17:28 WIB
loading...
Stok Vaksin Covid-19...
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. Foto : Dok SINDOnews
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi berencana memberikan stok vaksin Covid-19 miliknya ke daerah lain di Provinsi Jawa Barat . Sebab, ratusan ribu stok vaksin di wilayahnya hampir mendekati tanggal kadaluarsa.

”Ada vaksin yang mau expired (kedaluwarsa) kita akan limpahkan melalui pak Gubernur Ridwan Kamil ke Kabupaten/Kota di Jawa Barat,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Senin (11/10/2021).

Rencana memberikan stok vaksin dilakukan agar daerah yang membutuhkan dapat mepercepat program vaksinasi Covid-19.Stok vaksin yang sudah mendekati kedaluwarsa bukan berarti tidak bisa digunakan dan masa laik pakai bisa hingga Oktober atau November ini.
Baca juga : Langgar PPKM, Satgas Covid-19 Bekasi Tutup 18 Diskotek, Karaoke hingga Spa

”Yang butuh merasa kesulitan, misalnya yang sudah mau expired November atau Oktober kita mau limpahkan,” ucapnya. Stok vaksin di Kota Bekasi lanjut dia cukup berlimpah, terakhir mendapat alokasi sebanyak 700 ribu dosis untuk mengejar target capaian vaksin.

Namun, hingga memasuki awal Oktober 2021 ini, stok vaksin masih cukup banyak sedangkan minat warga untuk vaksin mulai menurun. Untuk jenis vaksin yang mendekati kedaluwarsa, terdiri dari berbagai jenis dengan jumlah kurang lebih mencapai 185 ribu dosis.
Baca juga : Bubarkan Kerumunan, Pemburu COVID-19 Bekasi Dikunci Oknum Karyawan Selama 30 Menit

”Hampir 185 ribu (mau kedaluwarsa), kurang lebih. Jenisnya ada beberapa ada Sinovac, Pfizer, AstraZeneca maupun Moderna,” ungkapnya. Vaksin yang mendekati kadaluwarsa ini dapat digunakan daerah yang menerima harus segera menyuntikan sebelum masa berlaku berakhir.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Rekomendasi
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved