51 Tenaga Kesehatan Positif COVID-19, RSUD Kota Bogor Perketat Penanganan Pasien
Rabu, 22 April 2020 - 08:12 WIB
loading...
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor memperketat penanganan pasien terkait virus Corona, setelah 51 tenaga kesehatan ikut terpapar COVID-19. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor memperketat penanganan pasien terkait virus Corona, setelah 51 tenaga kesehatan ikut terpapar COVID-19. Ke-51 tenaga medis yang terpapar COVID-19 dalam kondisi fit, sehingga masuk kategori Orang Tanpa Gejala.
"51 itu semua hasil rapid test. Total ada 800 tenaga medis di RSUD Kota Bogor, jadi yang terpapar (Covid-19) sekitar 5%," ujar Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Bogor dr Ilham Chaidir saat ditemui di rumah dinas Wali Kota yang dijadikan Posko Siaga COVID-19 Kota Bogor, Selasa (21/04/2020).
Lebih lanjut Ilham mengatakan, ke-51 tenaga medis sudah melakukan pemeriksaan lanjutan yakni pengambilan swab berupa Polymerase Chain Reaction (PCR) Test. "Hasil lab swabnya belum ada, tapi langsung antisipasi berupa lockdown atau karantina," paparnya.
Kondisi ke-51 tenaga medis yang terpapar COVID-19 masih segar atau fit dan masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). "Masuk dalam OTG, artinya kita awasi dan dikarantina dijauhkan dari keluarga. Mereka kita karantina di salah satu hotel di Kota Bogor yang memang sudah disiapkan Pemkot," paparnya.
Ilham menambahkan, dengan ada kasus tenaga medis di RSUD Kota Bogor terpapar COVID-19 dengan status OTG, maka pihaknya mulai memperketat proses penanganan seluruh pasien dengan standar COVID-19. (Baca juga; Waspada, Penyebaran Corona Mulai Memasuki Fase Memuncak )
"51 itu semua hasil rapid test. Total ada 800 tenaga medis di RSUD Kota Bogor, jadi yang terpapar (Covid-19) sekitar 5%," ujar Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Bogor dr Ilham Chaidir saat ditemui di rumah dinas Wali Kota yang dijadikan Posko Siaga COVID-19 Kota Bogor, Selasa (21/04/2020).
Lebih lanjut Ilham mengatakan, ke-51 tenaga medis sudah melakukan pemeriksaan lanjutan yakni pengambilan swab berupa Polymerase Chain Reaction (PCR) Test. "Hasil lab swabnya belum ada, tapi langsung antisipasi berupa lockdown atau karantina," paparnya.
Kondisi ke-51 tenaga medis yang terpapar COVID-19 masih segar atau fit dan masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). "Masuk dalam OTG, artinya kita awasi dan dikarantina dijauhkan dari keluarga. Mereka kita karantina di salah satu hotel di Kota Bogor yang memang sudah disiapkan Pemkot," paparnya.
Ilham menambahkan, dengan ada kasus tenaga medis di RSUD Kota Bogor terpapar COVID-19 dengan status OTG, maka pihaknya mulai memperketat proses penanganan seluruh pasien dengan standar COVID-19. (Baca juga; Waspada, Penyebaran Corona Mulai Memasuki Fase Memuncak )
Lihat Juga :