Kasus Positif COVID-19 Baru di Jabar dari Penularan Lokal

Selasa, 02 Juni 2020 - 23:41 WIB
loading...
Kasus Positif COVID-19...
Foto/SINDONews/Dok/Ilustrasi
A A A
BANDUNG - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat menyatakan, kasus positif COVID-19 baru yang muncul di Jabar saat ini akibat penularan lokal atau local transmission.

Ketua Divisi Pelacakan Kontak Pengujian Massal dan Manajemen Laboratorium Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Siska Gerfianti mengatakan, penyebaran COVID-19 di Jabar diawali empat klaster utama. (BACA JUGA: Update Corona Jabar: Bertambah 18 Kasus, Pasien Positif Jadi 2.314 Orang )

Keempat klaster utama tersebut, yakni klaster Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jabar di Karawang, seminar keagamaan Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Kabupaten Bandung Barat, Persidangan Sinode Tahunan Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB), dan Seminar Bisnis Syariah di Bogor.

Lalu, belakangan muncul juga klaster di Kota Sukabumi, yakni klaster Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri. "Kasus-kasus baru yang sampai saat ini bertambah adalah transmisi lokal. Secara umum, memang penanganan di klaster-klaster tadi sudah habis. Yang masih memanjang klaster GBI karena rada banyak. Kami sudah melakukan rapid test terhadap 1.200-an orang di klaster (GBI) ini di Jabar," kata Siska di Bandung, Selasa (2/6/2020).

Berdasarkan hasil rapid tes klaster GBI, ujar dia, pihaknya mendapati 316 orang reaktif COVID-19. Adapun yang dinyatakan positif melalui tes polymerase chain reaction (PCR) sebanyak 37 orang. (BACA JUGA: 54 Desa Jabar Kritis COVID-19, Warga Dilarang Keluar dan Terima Tamu )

Anggota klaster GBI yang berada di luar Jabar pun, telah menjalani tes. "Angka positif dari klaster (GBI) ini memang 10 persen dari yang reaktif. Sedangkan klaster lain, seperti HIPMI dan seminar di Bogor tidak bertambah lagi," ujar dia.

Menurut Siska, klaster GBI yang berkaitan dengan klaster GPIB ini jumlahnya mencapai sekitar 2.000 orang. Penambahan kasus dari klaster ini terjadi akibat panjangnya mata rantai penularan. (BACA JUGA: Jika Mal di Kota Bandung Boleh Buka, Tiga Gerai Ini Dilarang Beroperasi )

"Ada yang di lingkungan kerja, kantor, tetangga, masih sedang kami telusuri. Di Kota Bandung, yang kasus di pabrik itu kan akhiran klaster GBI juga. Kemudian pabrik di Sumedang. Lainnya juga ada local transmission di kabupaten dan kota," tutur Siska.

Siska mengungkapkan, pihaknya bakal terus menggelar tes COVID-19 secara masif untuk membatasi ruang gerak COVID-19 dan melakukan penyekatan, sehingga penularan COVID-19 di Jabar dapat dikendalikan, terutama saat penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Mendagri Minta Warga...
Mendagri Minta Warga Direlokasi dan Reboisasi Kawasan Rawan Longsor di Cisarua Bandung
Banjir Rob Terjang Indramayu,...
Banjir Rob Terjang Indramayu, 1.512 Rumah Warga Terendam
Minta Pemprov Jabar...
Minta Pemprov Jabar Tutup Judol, Kemenko Polkam: Ada 2,6 Juta Pemain
Soal Pembatasan Truk...
Soal Pembatasan Truk AMDK di Jabar2026, Pengamat: Roadmap Kemenko Infrastruktur 2027
DPRD Optimistis Ekonomi...
DPRD Optimistis Ekonomi Jabar hingga Akhir Tahun 2025 Melonjak
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
KPK Hibahkan Tanah dan...
KPK Hibahkan Tanah dan Bangunan Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar
KPK Panggil Ridwan Kamil...
KPK Panggil Ridwan Kamil Terkait Kasus BJB Hari Ini
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved