LaNyalla Ajak Kader PP Bantu Masyarakat Secara Konkret

Minggu, 10 Oktober 2021 - 13:44 WIB
loading...
LaNyalla Ajak Kader...
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta kader Pemuda Pancasila (PP) aktif terlibat dan melibatkan diri dalam aksi-aksi sosial untuk membantu secara konkret problem yang dihadapi masyarakat. (Ist)
A A A
SURABAYA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti , meminta kader Pemuda Pancasila (PP) aktif terlibat dan melibatkan diri dalam aksi-aksi sosial untuk membantu secara konkret problem yang dihadapi masyarakat.

Ajakan itu disampaikan LaNyalla dalam Rapat Kerja Wilayah Pemuda Pancasila Jawa Timur di Surabaya, Minggu (10/10/2021). Rakerwil dengan tema 'Menegaskan dan Memperkuat Peran Serta Pemuda Pancasila Jawa Timur bersama Pemerintah dalam Upaya Pemulihan Pandemi Covid-19', diikuti Ketua MPC se-Jawa Timur dan kader lainnya.

LaNyalla menjelaskan, saat ini berbagai sektor di negara ini terdampak pandemi. Baik sektor kesehatan, ekonomi dan pendidikan.

"Sektor yang paling berbahaya adalah kerentanan sektor ekonomi. Karena sektor tersebut dapat memicu gejolak di masyarakat. Dan bila itu terjadi, tentu merugikan kita sebagai bangsa. Oleh karena itu semua Kader Pemuda Pancasila harus bersikap lebih dewasa dan waspada. Harus berdiri di garda terdepan meminimalisir potensi-potensi yang merugikan bangsa dan negara," kata LaNyalla.

Menurut LaNyalla, sebagai organisasi yang sudah eksis dan banyak berkontribusi, sudah seharusnya semua kader Pemuda Pancasila di seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, mampu melakukan komunikasi yang harmonis dengan seluruh stakeholder pemerintahan di daerah. Baik itu dengan Bupati atau Walikota, maupun pejabat Forkompimda lainnya.

"Dengan komunikasi yang bagus itu kader Pemuda Pancasila bisa membantu pemerintah memberi masukan yang tepat atas situasi di lapangan. Karena dalam pelayanan publik, pemerintah masih banyak kekurangan. Terutama penyaluran beberapa bantuan dan stimulus ekonomi lainnya kepada masyarakat, dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional. Sisi akurasi data dan ketepatan sasaran harus kita bantu. Sebab di titik itu banyak problem," jelas Mantan Ketua Umum PSSI itu.

LaNyalla juga berpesan agar Kader Pemuda Pancasila lebih bisa menahan diri untuk tidak terlibat dalam potensi gesekan dengan Ormas-Ormas lain.

"Jaga kondusifitas, gesekan dan lain-lain hanya akan memicu potensi konflik sosial, yang akan menjadi bola salju di dalam situasi masyarakat yang tengah terdampak secara ekonomi akibat Pandemi," pesannya.

Ditambahkannya, selama hampir dua tahun pandemi juga berdampak pada roda organisasi. Dengan adanya pembatasan sosial, kegiatan bersifat pengumpulan massa atau pertemuan skala besar tidak bisa dilakukan. Konsolidasi organisasi, khususnya agenda-agenda kaderisasi maupun pelatihan-pelatihan yang seharusnya dilaksanakan dengan pertemuan fisik menjadi berhenti. Baca: Protes Regulasi Peternakan, BEM dan Peternak Unggas Bakal Geruduk DPR.

"Namun pandemi memaksa kita melakukan aktivitas new normal dengan optimalisasi komunikasi dan pertemuan secara virtual. Meski harus dilakukan modifikasi pola terhadap beberapa kebutuhan organisasi, sebenarnya tidak ada alasan bahwa pandemi membuat sejumlah agenda organisasi harus berhenti. Termasuk penataan administrasi keanggotaan, dimana capaian target tertib organisasi dan administrasi keanggotaan masih jauh dari kata memuaskan," ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, Rapat Kerja Wilayah harus fokus kepada pencapaian target-target organisasi yang harus dilakukan dengan modifikasi pola aktivitas. Dari fisik menjadi kombinasi fisik dan virtual.

"Target organisasi harus tetap jalan dan tercapai. Tidak boleh, Pandemi ini menjadi alasan pembenar, atas berhenti atau terhambatnya roda organisasi. Apalagi Ormas Pemuda Pancasila sudah terbukti selalu mampu untuk menemukan jalan keluar atas berbagai masalah yang ada," jelasnya. Baca Juga: Ribuan Personel Polda Banten Diterjunkan untuk Amankan Pilkades.

Ditambahkannya, Rapat Kerja Wilayah juga harus mampu merumuskan strategi dan program yang efektif dan konkrit yang bisa dilakukan oleh Pemuda Pancasila di Jawa Timur. Terutama dalam bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Pasbata Bantu Ahmad...
Pasbata Bantu Ahmad Tri Efendi, Bocah yang Putus Sekolah demi Rawat Orang Tuanya yang Sakit
Hanta Yuda Rasyid Berikan...
Hanta Yuda Rasyid Berikan Santunan Ramadan kepada 3.000 Driver Ojol
Menjahit Harapan: dari...
Menjahit Harapan: dari Tangan Buruh Pemalang untuk Korban Bencana Sumatera
Kolaborasi Sosial Salurkan...
Kolaborasi Sosial Salurkan Donasi untuk Bandung Cancer Society
Rampung Diperiksa KPK...
Rampung Diperiksa KPK terkait Kasus Rita Widyasari, Japto: Saya Datang Penuhi Tanggung Jawab
Ramadan Jadi Momentum...
Ramadan Jadi Momentum Berbagi, Aksi Sosial Hadirkan Kebahagiaan bagi Warga Muara Baru
Forkaloka NHM Berbagi...
Forkaloka NHM Berbagi Sembako bagi Kelompok Rentan di Lingkar Tambang
Rekomendasi
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved