Kuasa Hukum Sebut Persekusi Warga Permata Buana Diduga Dimobilisasi Oknum Pegawai Kelurahan
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 12:35 WIB
loading...
Sekelompok orang saat mendatangi rumah Hartono Prasetya alias Toni di Blok C-12, Perumahan Permata Buana, Kembangan. Foto: SINDOnews/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kuasa hukum korban perundungan di Perumahan Permata Buana, Jakarta Barat , Oktavianus Rasubala menyakini ada oknum petugas kelurahan yang melakukan mobilisasi terhadap kliennya, Hartono Prasetya alias Toni (64). Oknum tersebut diduga meminta pengurus RW untuk mendatangi rumah Toni.
“Dia (oknum) menyampaikan kepada pengurus RW agar mendatangi rumah Pak Toni,” kata Oktavianus, Sabtu (9/10/2021). Oktavianus membantah bila kliennya disebut tak menemui warga.
Sebab pada kenyataanya berdasarkan bukti keterangan CCTV di rumah memperlihatkan Toni keluar, berdiri di pekarangan teras rumah dan terpisah dengan pagar saat bertemu warga.
“Karena ketakutan, klien saya hanya berdiri di teras, dia kan sudah sepuh dan hanya tinggal berdua dengan istrinya,” ujar Okta. Baca: Polres Jakbar Periksa 11 Saksi Kasus Dugaan Persekusi Warga Permata Buana
Okta melanjutkan bila persekusi maupun perundungan yang terjadi diduga kuat dimobilisasi oknum pegawai kelurahan berinisial D. Hal ini terungkap berdasarkan pesan berantai yang tersebar di jejarang WhatsApp.
“Dia (oknum) menyampaikan kepada pengurus RW agar mendatangi rumah Pak Toni,” kata Oktavianus, Sabtu (9/10/2021). Oktavianus membantah bila kliennya disebut tak menemui warga.
Sebab pada kenyataanya berdasarkan bukti keterangan CCTV di rumah memperlihatkan Toni keluar, berdiri di pekarangan teras rumah dan terpisah dengan pagar saat bertemu warga.
“Karena ketakutan, klien saya hanya berdiri di teras, dia kan sudah sepuh dan hanya tinggal berdua dengan istrinya,” ujar Okta. Baca: Polres Jakbar Periksa 11 Saksi Kasus Dugaan Persekusi Warga Permata Buana
Okta melanjutkan bila persekusi maupun perundungan yang terjadi diduga kuat dimobilisasi oknum pegawai kelurahan berinisial D. Hal ini terungkap berdasarkan pesan berantai yang tersebar di jejarang WhatsApp.
Lihat Juga :