172 Orang Ikut Seleksi Substansi Calon Kepala Sekolah di Pangkep
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 18:13 WIB
loading...
Pembukaan seleksi subtansi calon kepala sekolah dan calon pengawas sekolah di ruang pola kantor bupati, Jumat (8/10). Foto: SINDOnews/Muhammad Subhan
A
A
A
PANGKEP - Dinas Pendidikan (Disdik) Pangkep menggelar seleksi substansi calon kepala sekolah dan calon pengawas sekolah. Seleksi dibuka langsung Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana di ruang pola kantor bupati, Jumat (8/10).
Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Sabrun Jamil mengatakan, nantinya mereka yang memenuhi syarat hasil seleksi akan diikutkan dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) calon kepala sekolah dan calon pengawas sekolah.
Baca juga:Pasien Covid-19 Pangkep Berkurang Drastis, Satgas: Prokes Tetap Ditaati
"Terhitung hari ini, seleksi untuk calon kepala sekolah. Seleksi untuk calon pengawas sekolah akan digelar pekan depan," katanya.
Sabrun melanjutkan, tujuan kegiatan ini sesuai amanah Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.
"Dengan adanya diklat, diharapkan kepala sekolah dan pengawas mampu memahami kebijakan yang ada terkait pendidikan, memiliki jiwa kritis, mampu memecahkan permasalahan, mampu menyusun rencana kepemimpinan dan implementasinya, mampu melakukan monev. Kepala sekolah seorang manajer, administrator dan supervisi. Kepala sekolah harus menjadi pemimpin yang inovatif dan kreatif dalam memajukan pendidikan," katanya.
Baca juga:KPU Pangkep Dapat Hibah Rp166 Juta dari Pemerintah
Total peserta yang mengikuti seleksi sebanyak 192 orang. 172 orang di antaranya calon kepala sekolah, 20 orang ikut seleksi substansi calon pengawas.
"Nanti akan diseleksi, yang memenuhi persyaratan akan diikutkan pendidikan dan pelatihan," tambahnya.
Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana mengatakan, seleksi ini bertujuan untuk meyakinkan bahwa kepala sekolah memang mumpuni.
"Kita selaku pemerintah, terus mendorong guru untuk memenuhi persyaratan untuk menjadi kepala sekolah dan pengawas," katanya.
Baca juga:INTI Sulsel Serahkan Bantuan APD Covid-19 ke Pemkab Pangkep
"Ke depan kita maksimalkan, agar yang menjadi kepala sekolah harus memiliki Cakep dan sertifikasi," tambahnya.
Ia mengatakan, kepala sekolah dan pengawas harus sehat jasmani dan rohani. Kualitas kepala sekolah sebagai pemimpin harus diturunkan kepada anak didik. Kepala sekolah juga harus memiliki nilai lebih dan kapasitas.
Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Sabrun Jamil mengatakan, nantinya mereka yang memenuhi syarat hasil seleksi akan diikutkan dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) calon kepala sekolah dan calon pengawas sekolah.
Baca juga:Pasien Covid-19 Pangkep Berkurang Drastis, Satgas: Prokes Tetap Ditaati
"Terhitung hari ini, seleksi untuk calon kepala sekolah. Seleksi untuk calon pengawas sekolah akan digelar pekan depan," katanya.
Sabrun melanjutkan, tujuan kegiatan ini sesuai amanah Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.
"Dengan adanya diklat, diharapkan kepala sekolah dan pengawas mampu memahami kebijakan yang ada terkait pendidikan, memiliki jiwa kritis, mampu memecahkan permasalahan, mampu menyusun rencana kepemimpinan dan implementasinya, mampu melakukan monev. Kepala sekolah seorang manajer, administrator dan supervisi. Kepala sekolah harus menjadi pemimpin yang inovatif dan kreatif dalam memajukan pendidikan," katanya.
Baca juga:KPU Pangkep Dapat Hibah Rp166 Juta dari Pemerintah
Total peserta yang mengikuti seleksi sebanyak 192 orang. 172 orang di antaranya calon kepala sekolah, 20 orang ikut seleksi substansi calon pengawas.
"Nanti akan diseleksi, yang memenuhi persyaratan akan diikutkan pendidikan dan pelatihan," tambahnya.
Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana mengatakan, seleksi ini bertujuan untuk meyakinkan bahwa kepala sekolah memang mumpuni.
"Kita selaku pemerintah, terus mendorong guru untuk memenuhi persyaratan untuk menjadi kepala sekolah dan pengawas," katanya.
Baca juga:INTI Sulsel Serahkan Bantuan APD Covid-19 ke Pemkab Pangkep
"Ke depan kita maksimalkan, agar yang menjadi kepala sekolah harus memiliki Cakep dan sertifikasi," tambahnya.
Ia mengatakan, kepala sekolah dan pengawas harus sehat jasmani dan rohani. Kualitas kepala sekolah sebagai pemimpin harus diturunkan kepada anak didik. Kepala sekolah juga harus memiliki nilai lebih dan kapasitas.
(luq)
Lihat Juga :